Fidel Castro Wafat

219
Pesona Indonesia
Fidel Castro
Fidel Castro

batampos.co.id – Fidel Castro, Mantan Presiden Kuba, wafat pada usia 90 tahun.

Dilansir AFP, Presiden Raul Castro mengumumkan wafatnya sang kakak lewat siaran televisi nasional Kuba, Sabtu (26/11/2016).

“Panglima tertinggi revolusi Kuba meninggal pada pukul 22.29 malam ini,” tuturnya.

Namun, tidak ada informasi lanjutan mengenai penyebab kematiannya.

Sebelum meninggal, rakyat Kuba sempat merayakan ulang tahun Castro yang ke-90 pada 13 Agustus lalu. Ketika itu, ribuan warga turun ke jalan di ibukota Havana sambil menari diiringi alunan musik berirama latin.

Sebagaimana diketahui, Fidel Castro merupakan Presiden Kuba dengan masa pemerintahan paling lama sejak 1976 hingga 2008.

Tepatnya Pada 19 Februari 2008, lima hari sebelum mandatnya berakhir, Castro menyatakan tidak akan mencalonkan diri maupun menerima masa bakti baru sebagai presiden atau komandan angkatan bersenjata Kuba. Jabatannya digantikan oleh adiknya, Raul Castro

Fidel Castro atau yang bernama lengkap Fidel Alejandro Castro Ruz merupakan pemimpin revolusi Kuba. Ia berhasil menggulingkan pemerintahan otoriter Batista yang didukung Amerika Serikat pada 1959.

Ia juga dikenal sebagai kawan seperjuangan tokoh revolusioner Kuba asal Argentina, Ernesto Guevara atau yang dikenal Che Guevara.

Fidel dan Che Guevara memulai perjuangan gerilya dengan ideologi komunis untuk membebaskan Kuba dari pemerintahan otoriter Batista pada 1956. Hasilnya, mereka meraih kemenangan tiga tahun setelahnya.

Pasca kemenangan tersebut, Fidel pun diangkat menjadi perdana menteri.

Pada 1962, Fidel hampir memicu perang dunia ke-3 setelah mengizinkan Uni Soviet menempatkan senjata nuklir di wilayahnya.

Pada 2008, menjadi akhir perjalanannya di pemerintahan. Lima hari sebelum mandatnya berakhir, Castro mengumumkan dirinya tidak akan mencalonkan diri maupun menerima masa bakti baru sebagai presiden atau komandan angkatan bersenjata Kuba. Jabatannya digantikan oleh adiknya, Raul Castro.

Di bawah Fidel, Kuba menjadi negara yang berhasil membangun ekonomi dan stabilitas politiknya meski di bawah embargo ekonomi Amerika Serikat.

Tidak hanya itu, Kuba juga menjadi negara yang sangat peduli pada kesehatan dan pendidikan masyarakatnya. Bahkan menjadi negara paling responsif mengirim tenaga medis terbaik ke negara-negara konflik dan bencana.

Di era Raul Castro dan Obama, diketahui hubungan diplomasi kedua negara mulai membaik. (jpnn)

Respon Anda?

komentar