Pemko Pecah 2 Dinas menjadi 3, Anggaran Jadi Bengkak

511
Pesona Indonesia
egawai Negeri Sipil atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Batam. Foto: cecep mulyana/batampos
Pegawai Negeri Sipil atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Batam. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Permasalahan infrastuktur Batam yang sebelumnya ditangani dua dinas, yakni Tata Kota dan Pekerjaan Umum (PU), kini dipecah menjadi tiga dinas, yakni

  • Bina marga dan sumber daya air,
  • Cipta karya dan tata ruang,
  • Dinas perumahan, pemukiman dan pertamanan.

Selain penambahan dinas, dari sisi anggaran, ketiga dinas ini juga ikut mengalami kenaikan.

Sebelumnya, dinas PU dan tata kota mendapat gelontoran anggaran sebesar Rp 400 miliar di APBD 2016. Namun di APBD 2017 ini, mendapat anggaran sebesar Rp 750 miliar.

“Ini anggaran secara keseluruhan. Seharusnya ada peningkatan untuk anggaran infrastruktur,” ujar anggota Komisi III DPRD Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak, Jumat (25/11).

Ditanya pembagian anggaran dan apa saja kegiatan-kegiatannya, ia mengaku belum mengetahui. Pasalnya, kegiatan tersebut belum disampaikan pemko Batam pada Rancangan Kegiatan Anggaran (RKA).

“Kami masih tunggu pembahasan RKA, dan disana baru tahu anggarannya,” kata Jefri.

Selain dari APBD, Jefri melihat Potensi Asli Daerah (PAD) Batam yang berada diangka Rp 1 triliun, dinilai belum mampu mengatasi permasalahan infrastruktur saat ini. Terutama masalah banjir, dimana hampir setiap kecamatan di Batam terdapat titik-titik banjirnya.

“Kalau hanya mengharapkan APBD jelas tak akan cukup,” ucapnya.

Untuk itulah, kata Jefri, pemko harus lebih aktif dan berani ke pusat untuk mengambil anggaran-anggaran yang ada di setiap kementerian terkait. Belum lagi ada dana bagi hasil dan dana tunda salur yang ada di provinsi bisa didapat jika pemerintah lebih aktif.

“Makanya pemko khususnya ketiga dinas baru ini harus aktif. Berikan bukti banjir di Batam. Minimal Rp 400 miliar lagi untuk infrastruktur kita,” terangnya,” terangnya. (rng)

Respon Anda?

komentar