Pesawaran Dicanangkan Jadi Kabupaten Pariwisata Lampung

475
Pesona Indonesia
Islamic Centre salah satu destinasi wisata relegi di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Foto: harian lampung.
Islamic Centre salah satu destinasi wisata relegi di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Foto: harian lampung.

batampos.co.id — Lampung kini tak hanya ditetapkan sebagai sentra sapi nasional, tapi Lampung juga punya banyak objek wisata yang menark.

Salah satunya Kabupaten Pesawaran. Bahkan kabupaten ini telah dicanangkan sebagai kabupaten pariwisata di Lampung. Dengan begitu, pariwisata menjadi gerbong utama pembangunan Pesawaran.

Pencanangan itu bersamaan dengan pembukaan Festival Pahawang Teluk Ratai yang berlangsung Jumat (25/11/2016) di Marine Eco Park, Piabung.

Bupati Pesawaran Dendi Romadhona mengatakan keputusan itu berdasarkan potensi wilayah yang cocok dikembangkan sebagai kawasan pariwisata.

“Kami  memilik 37 pulau yang layak dikembangkan jadi kawasan wisata. Ada tiga pulau terbesar yakni Legundi, Pahawang, dan Kelagian yang tengah dikembangkan jadi destinasi wisata. Kami juga punya Teluk Ratai yang indah dan dekat dengan ibukota Bandar Lampung. Itu sebabnya, festival pariwisata ini dikemas dengan nama Pahawang Teluk Ratai,” kata Dendi.

Pencanangan itu ditandai dengan penyerahan 45 unit sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) dari Perum Damri mewakili Kementerian BUMN kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mendukung sarana kebersihan di berbagai destinasi wisata. GM Damri Lampung Yulianto mengatakan sarana pendukung wisata Pesawaran masih minim dan perlu dukungan berbagai pihak.

Festival perdana tersebut, kata Dendi, sebagai penggugah dan penanda bahwa Pesawaran bukan sekedar destinasi wisata tapi ingin menjadikan pariwisata sebagai pendulang pendapatan asli daerah (PAD). Selain wisata bahari, Dendi mengembangkan kerajinan daerah dengan menjadikan Kecamatan Negeri Katon sebagai sentra tapis, tenun asli Lampung.

Pilihan sektor pariwisata sebagai gerbong, menurut Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo amat tepat. Pilihan itu, menurut Ridho, sejalan dengan program pariwisata Provinsi Lampung.

“Ada delapan prioritas pembangunan wisata Lampung. Sebagian ada di Pesawaran seperti pengembangan kawasan maritim Teluk Lampung dan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman,” kata Ridho dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Theresia Sormin.

Pulau Balak, salah satu pantai indah di Pesawaran, Lampung. Foto: traveling
Pulau Balak, salah satu pantai indah di Pesawaran, Lampung. Foto: traveling

Pengembangan destinasi wisata lainnya yakni Teluk Kiluan yang menjadi habitat lumba-lumba, kawasan Teluk Nipah, kawasan wisata pantai barat Lampung, dan Taman Nasional Way Kambas yang memiliki populasi gajah terbesar di Indonesia. Pemprov Lampung juga tengah merancang Sekolah Tinggi Pariwisata dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sail Krakatau 2017.

“Provinsi Lampung juga ingin pariwisata jadi sektor andalan karena dekat dengan Jakarta,” kata Ridho.

Rangkaian Festival Pahawang berlanjut dengan kegiatan Krakatoa Bike Week 2016 yang dibuka Ridho di Lapangan Merah Enggal, Bandar Lampung, Jumat (25/11/2016) malam. Gubernur Ridho berharap Krakatoa Bike Week 2016 menjadi ajang promosi pariwisata Lampung. Ridho tampak berbaur bersama bikers dengan mengendarai Honda NSR 150 RR bersama putranya M. Rivan Ficardo. (inf)

Respon Anda?

komentar