Polri Imbau Perusahaan Bus Jangan Fasilitasi Peserta Demo 212

346
Pesona Indonesia
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: http://krjogja.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: http://krjogja.com

batampos.co.id – Polri mengeluarkan imbauan yang melarang perusahaan bus untuk mengantar peserta demo ke Jakarta pada 2 Desember 2016 mendatang.

Menanggapi itu, Karopenmas Divhumas Polri Kombespol Rikwanto mengatakan bahwa itu hanya imbauan.

”Agar tidak melampaui trayek yang telah ditetapkan,” terangnya.

Direktur Eksekutif Partnership for Advancing Demoncracy and Integrity (PADI), M. Zuhdan, menjelaskan sebenarnya pola komunikasi Polri terkait demonstrasi ini masih bermasalah dan condong dengan pendekatan kekuasaan.

”Belum mengimplementasikan polisi sipil atau masyarakat,” jelasnya.

Seharusnya, Polri hanya memiliki kewenangan untuk menjaga ketertiban dalam demonstrasi, bukan untuk melarang dan menghalangi kegiatan berpendapat di depan umum.

”Dengan sikap tersebut, maka justru terlihat Polri masih politis,” paparnya.

Zuhdan menambahkan, seharusnya Polri itu mendekati masyarakat yang ingin melakukan aksi demonstrasi. Misalnya, dengan membuat pakta integritas agar menggelar aksi dengan damai.

”Pendekatannya harus berbeda dan jauh dari kesan sebagai alat politik,” tandasnya. (idr/jpnn)

Respon Anda?

komentar