Full Day School dan Penghapusan UN di Karimun Masih Menunggu Surat Kemend

273
Pesona Indonesia
Suasana Ujian Nasional di salah satu sekolah tahun lalu. Mulai 2017 UN bakal dihapusFoto: istimewa
Suasana Ujian Nasional di salah satu sekolah tahun lalu. Mulai 2017 UN bakal dihapusFoto: istimewa

batampos.co.id РDinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Karimun sampai saat ini masih menunggu surat resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk pelaksanaan kebijakan penghapusan  ujian nasional (UN) tahun depan.

”Memang dalam beberapa hari terakhir kita sama-sama mendengar bahwa ada rencana untuk penghapusan UN. Setuju atau tidak setuju, kita di daerah hanya menunggu dan melaksanakan saja,” ujar Sekretaris Diknas Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim, Minggu (28/11/2016).

Karena, jika UN dihapus, tidak menutup kemungkinan akan ada pengganti ujiannya. Hanya saja, seperti apa penggantinya, masih menunggu arahan Kemendikbud.

Untuk itu, lanjut Bakri, pihaknya belum melaksanakan try out UN untuk tingkat SMP. Untuk tingkat SMA, Diknas kabupaten tidak memiliki tanggungjawab lagi. Sebab, SMA saat ini sudah diambil alih oleh provinsi. Sehingga, pembinaan dilakukan oleh phak provinsi.

Yang menjadi tanggungjawab Diknas kabupaten hanya sekolah untuk tingkat SD dan SMP saja, sesuai undang-undang.

Menyinggung pelaksanaan full day school atau sekolah sehari penuh, Bakri menyatakan bahwa sama halnya dengan pengahpusan UN, pihaknya masih menunggu surat dari Kemendikbud.

”Kita hanya mendengar tentang sekolah sehari penuh ini dari media cetak dan media elektronik. Sedangkan, sampai sekarang surat resminya belum ada kita terima. Artinya, hal ini tidak ada kewajiban dan tergantung kemampuan daerah serta sekolah,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Bakri, belum 100 persen SMP dan SD yang ada di Kabupaten Karimun ini menerapkan sekolah pagi seluruhnya. Maksudnya, masih ada  sekolah yang menerapkan sekolah siang hari.

Hal ini disebabkan terbatasnya sarana dan pra sarana yang dimiliki oleh sekolah. Di dalam data yang ada saat ini, terdapat 5 SD yang masih menerapkan jam sekolah sore hari. termasuk juga ada 3 SMP yang menerapkan masuk siang hari untuk para siswanya. (san/bp)

Respon Anda?

komentar