Jalan Masih Rusak Pelabuhan Roro Sulit Dijangkau

264
Pesona Indonesia
ilustrasi jalan rusak. Foto: istimewa
ilustrasi jalan rusak. Foto: istimewa

batampos.co.id  РPengoperasian Kapal Roro yang menghubungkan antara Kecamtan Siantan Tengah dan Kecamatan Palmatak, masih menyisahkan persoalan. Jalan pengubung menuju Pelabuhan Roro tersebut masih sangat memprihatinkan. Hal ini mengakibatkan akses masyarakat dari Air Asuk ke Tanjung Bal, Lokasi Roro tersebut menjadi sulit.

Kapal Roro sendiri menghubungkan antara Kecamatan Siantan Tengah (Tanjung Bal) menuju Kecamatan Palmatak (Kp Baru). Dan diyakini dengan mulai beroperasinya Roro tersebut selain membuka akses transportasi, akan menambah laju perekonomian.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Asnidar, mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan serta pembangunan jalan Air Asuk Tanjung Bal tersebut.

“Ini harus di tuntaskan jika tidak selesai yang kasihan itu sekolah yang setiap hari melaluinya.

Dirinya, mengungkapkan Jalan yang rusak itu hanya sekitar 100 meter lebih, dan jika hujan makan jalan akan becek bahkan jika dilalui oleh kendaraan roda empat makan akan melekat apabila melewatinya.

“Salah satu contoh mobil Kapolsek yang mencoba melaluinya mesti didorong dengan bantuan masyarakat, apalagi jika dilalui Bus sekolah untuk anak-anak SMK kan kasian,” tuturnya lirih.

Kendati mendesak pembangunan jalan tersebut namun dirinya hanya meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan semenisasi terhadap jalan tersebut, sehingga hari hujan masih dapat dilalui.

Asnidar menyampaikan direncanakan Roro tersebut akan diresmikan pada senin (28/11), sedangkan tes operasi sudah dilaksanakan sejak Jumat (25/11) dan Sabtu (26/11). Menurut Asnidar dari pantauannya saat tes operasi tersebut ramai penumpang yang melewatianya. “Kalau tak ada perubahan senin Roro diresmikan,” ucapnya.

Sementara itu Andi, salah satu tokoh pemuda Kecamatan Siantan tengah membenarkan hal tersebut. Namun keinginan masyarakat yang ingin datang dari Palmatak ke Kecamatan Siantan Tengah terpaksa pupus harapannya dikarena terhenti ditengah jalan karena akses jalan yang dilewati tak bisa ditempuh menggunakan sepeda motor.

“Kemarin ada sekitar 35 motor yang menyebarang dan akan ke Air Asuk namun tidak bisa sampai karena jalan rusak, tak banyak yang melanjutkan perjalanan ke air asuk, sebagian balik lagi,” tutupnya. (sya)

Respon Anda?

komentar