696 Guru di Lingga Belum Terima Dana Sertifikasi

283
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak 696 guru di Kabupaten Lingga belum menerima dana sertifikasi untuk triwulan III pada tahun ini. Dana tersebut diketahui bukan tersendat di dinas terkait, BP2KA atau bagian keuangan Pemkab Lingga, namun masih dalm proses tranfer dari pusat ke daerah.

“Masalahnya bukan karena dana tersebut nyangkut di Dinas Pendidikan atau BP2KA, namun proses dari pusat yang belum rampung,” kata Wakil Bupati Lingga M Nizar ketika membuka acara peringatan hari guru di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Minggu (27/11) pagi.

Namun Nizar memastikan, Pemkab Lingga akan terus berupaya untuk mempercepat pencairan dana sertifikasi tersebut dengan sejumlah tindakan yang akan dilakukan. Upaya tersebut, sambung Nizar, sesuai dengan perintah Bupati Lingga Alias Wello.

Menurut Nizar, dalam waktu dekat dana tersebut segera cair. Untuk itu Pemkab juga akan langsung menggelontorkan dana yang memang menjadi hak setiap guru yang telah mengikuti proses sertifikasi tersebut. Dia juga tidak berkeinginan jika dana triwulan III itu terlambat sampai ke tangan para guru.

Selanjutnya, Nizar menambahkan, jika masih ada tunggakan lainnya yang memang menjadi hak guru, juga akan diselesaikan secepatnya. Hal ini diutarakan Nizar agar dapat mendorong semangat para guru demi terciptanya generasi muda asal Tanah Bunda Melayu yang handal dan dapat memajukan daerahnya sendiri.

“Sejak awal komitmen kami bersama Bupati adalah untuk memajukan dunia pendidikan di Tanah Bunda Melayu ini,” ujar Nizar.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga Rahmad Surya menyatakan, sebagian guru telah mendapat dana sertifikasi tersebut. Namun Rahmad menduga masih ada guru yang belum menerima karena sistem yang digunakan juga memakan waktu.

“Setau saya sudah ada yang menerima, tapi mungkin karena bertahap seperti guru SMA didulukan dan guru lain belum mendapat,” ujar Rahmad.

Selain itu, Rahmad menjelaskan, sistem yang digunakan saat ini mengharuskan dana yang sampai di Bank Riau Kepri mesti di transfer ke Bank BRI terlebih dahulu, mengingat seluruh guru di Kabupaten Lingga menggunakan rekening BRI.

Menurut Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga Fadli, untuk satu triwulan dana yang digelontorkan pusat untuk biaya sertifikasi guru berkisar Rp 6 milyar lebih. Namun dia mengaku lupa jumlah pasti dana tersebut karena lagi berada di luar kantor. (wsa)

Respon Anda?

komentar