Pria yang Bawa Kabur Anak Bawa Umur Dibekuk

214
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Ringannya hukuman yang diberikan terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak tidak membuat jera. Hal ini terbukti masih adanya kejadian serupa di Tanjungpinang.

Seperti yang dilaporkan E, 46, orang tua dari Bunga, 15, tahun yang melaporkan MS, yang membawa kabur anaknya dan melakukan persetubuhan (pencabulan). MS, pun akhirnya ditangkap Polisi ketika turun dari kapal di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) setibanya dari Batam.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro, melalui Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar, mengatakan penangkapan terhadap pelaku dilakukan pihaknya setelah menerima laporan dari orang tua korban yang kemudian di tindak lanjuti dengan penyelidikan.

“Korban ini dibawa lari sama pelaku yang merupakan pacarnya. Saat dibawa lari itulah korban dicabuli sama pelaku,” ujar Yuhendri, Minggu (26/11).

Saat tidak pulang kerumah, kata Yuhe,  korban sempat memberitahu orang tuanya bahwasanya ia ada kerja kelompok bersama teman sekolahnya. Namun, saat itu orang tuanya pun menghubungi temannya yang kemudian dijawab bahwa korban tidak ikut kerja kelompok.

”Orang tuanya mendapat informasi dari rekannya bahwa korban dibawa sama pelaku. Orang tua korban pun sempat menghubungi pelaku sebanyak dua kali, tetapi tidak dijawab pelaku. Bahkan sat dicoba menghubngi kembali ponsel pelaku pun tidak aktif,” kata Yuhe.

Guna proses hukum lebih lanjut, sambung Yuhe, saat ini pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelaku pun saat ini mendekam di Polsek Tanjungpinang Barat.

”Untuk itu pelaku pencabulan tersebut terancam hukuman penjara selama 15 tahun,”ucapnya. (ias)

Respon Anda?

komentar