PSDKP Tangkap Lima Kapal Vietnam saat Curi Ikan di Anambas

272
Pesona Indonesia
Petugas Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengamankan lima kapal ikan ilegal asal Vietnam di perairan Anambas, Senin (28/11). F. Syahid/Batam Pos
Petugas Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengamankan lima kapal ikan ilegal asal Vietnam di perairan Anambas, Senin (28/11). F. Syahid/Batam Pos

batampos.co.id – Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dengan Kapal Patroli (KP) Bisma 8001 berhasil menangkap lima kapal ikan asal Vietnam. Kelima kapal itu yakni

  1. BV 97909 TS dengan kapten kapal Nguyen Van Pai,
  2. BD 95405 TS dengan kapten kapal Ganhiem,
  3. BD 97592 TS, dengan kapten kapal Ly Van De,
  4. BD 50405 TS dengan kapten kapal Vo Fan Si
  5. BD 96127 TS dengan kapten kapal Phap.

Kapal-kapal itu ditangkap karena mencuri ikan di perairan Natuna-Anambas. Petugas juga menyita jaring, 100 kg cumi kering, 290 kg ikan berbagai jenis ikan dan barang bukti lainnya.

Untuk proses hukum lebih lanjut hasil tangkapan itu diserahkan kepada pihak Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang ada di Antang kecamatan Siantan.

Kapten KP. Bisma 8001 AKBP Handoyo Santoso, mengatakan kelima kapal pencuri ikan ini ditangkan setelah mendapatkan informasi dari nelayan lokal.

“Setelah melihat sasaran dilokasi kami langsung mengejar sasaran,” ungkapnya.

Diakuinya setelah sampai dilokasi sedikitnya ada delapan hingga tujuh kapal ikan asing. Namun yang berhasil ditangkap 5 kapal .

“Mereka sudah melewati batas perairan Indonesia jadi tidak bisa dikejar lagi,” jelasnya.

Dijelaskannya, pada saat penangkapan tidak ada satupun dari kapal asing itu melakukan perlawanan.

“Tembakan peringatan ada tapi sebatas SOP saja, mereka tidak melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Menurutnya dengan penangkapan ini sudah termasuk efektif karena paling tidak bisa memberikan efek jera kepada nelayan asing.

“Buktinya dulu ramai nelayan asing tapi sekarang ini sudah jarang. Kalau sekarang ini mereka nyuri-nyuri kelengahan petugas,” jelasnya.

Selama menangkap kapal asing, kata handoyo, pihaknya belum pernah menemukan narkoba didalam kapal. “Belum pernah kita temukan narkoba,” tutupnya. (sya/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar