Tak Akan Ada Orasi, Hanya Duduk Berdzikir dan Dengarkan Tausiyah

291
Pesona Indonesia
Demo Ahok. Foto: istimewa
Demo Ahok. Foto: istimewa

batampos.co.id – Berbeda dengan aksi sebelumnya, Aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang tidak akan diramaikan dengan orasi-orasi.

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Muhammad Zaitun Rasmin, mengatakan orasi yang biasa terdengar di demonstrasi akan diganti dengan tausiyah oleh khatib yang telah ditentukan.

“Tidak ada (orasi). Kan orasi bisa berubah jadi tausiyah,” ujarnya usai rapat koordinasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/11).

Menurut Wakil Sekjen MUI itu, tausiyah dari tokoh Islam akan lebih didengarkan oleh umat.

Selain itu, sesuai dengan kesepakatan semula, GNPF-MUI hanya akan berdoa, dzikir dan salat Jumat.

Kegiatan akan berlangsung pukul 08.00-13.00 WIB. Para ulama akan membantu untuk menertibkan peserta aksi setelah kegiatan selesai.

“Kami yakin karena umat sekarang ini mau mendengarkan pemimpinnya,” ujarnya.

GNPF-MUI telah menunjuk Ketua Umum MUI, K.H. Ma’ruf Amin, sebagai khatib yang akan menyampaikan tausiyah sebelum salat Jumat.

Hal itu sesuai pernyataan Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI, Habib Rizieq Shihab, saat rapat koordinasi dengan Ketua MUI dan Kapolri Jenderal pol Tito Karnavian di kantor MUI Pusat, Senin (28/11).

“Aksi dilakukan dengan gelar sejadah, duduk berdzikir dan tausiyah sebelum salat Jumat. Dari pukul 08.00 WIB hingga salat Jumat, dengan khatib K.H. Ma’ruf Amin,” beber Rizieq. (ald/RMOL/sam/jpnn)

Respon Anda?

komentar