Anggaran SKPD Mitra Komisi I Anggaran Dipotong 15-20 Persen

197
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Batam menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ke Komisi I DPRD Batam, Selasa (29/11). Dalam KUAPPAS itu ada penurunan anggaran sekitar Rp 250 juta dari jumlah anggaran di tahun 2016.

“Ya hari ini diserahkan BKD. Kita belum bisa bahas karena harus dirapat dulu dengan anggota Komisi I lainnya,” ujar Ketua Komisi I DPRD Batam Nyanyang Haris Pratamura, kemarin.

Menurutnya, pada tahun 2016, BKD mengajukan dan disekapakati Rp 5,3 miliar. Namun di tahun 2017 turun menjadi Rp 5,1 miliar. “Pengajuan ini belum bisa menjadi patokan. Kita harus melihat juga kinerja mereka (BKD), di tahun-tahun sebelumnya kinerja ini yang memang sangat kurang,” ucapnya.

“Belum masuk poin-poin pokok, baru sebatas anggaran, karena baru diberikan BKD,” tambahnya.

Terkait anggaran ini, Nyanyang menegaskan, akan ada rencana pemotongan 15-20 persen untuk setiap SKPD mitra kerjanya. Pemotongan ini, sebutnya, juga berdasarkan patokan kelayakan dan kinerja setiap SKPD mitra kerja di tahun 2016 yang dinilai Nyanyang sangat kurang dari harapan.

“Tahun 2016 sangat kurang. Harusnya dengan anggaran yang ada harus memaksimalkan kinerja SKPD. Ini malah sebliknya, makin kurang. Terutama dalam hal kualitas dan pelayanan kepada masyarakat dan pengusaha di Kota Batam,” ungkap Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut.

Ia menambahkan, saat ini selain BKD, mitra kerja Komisi I yang sudah memberikan KUA PPAS adalah Badan Pengelolaan Perbatasan Dan Pertanahan Daerah (BP3D) Batam, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Batam.

“Kalau Satpol PP belum,” kata Nyanyang lagi.

Untuk BPM-PTSP sendiri, ia menyebutkan ada pengurangan rencana anggaran dari tahun sebelumnya Rp 3,1 miliar jadi Rp 2,9 miliar.

“Ini yang masih kami kaji. Kalau memang harus dikurangi, kita kurangi. Namun harus berdasarkan kinerja, jangan sampai kinerja malah makin jelek,” ucapnya. (rng)

Respon Anda?

komentar