Foto Klub Sepakbola Brasil Chapecoense Sebelum Pesawat yang Ditumpangi Celaka

277
Pesona Indonesia
 Alan Ruschel (kanan, foto kiri) sesaat sebelum lepas landas memposting fotonya di snapchat. Ruschel dilarikan ke RS (kanan atas). Tim Chapecoense di dalam pesawat. Foto:  Instagram, Snapchat, Twitter, DAILY MAIL
Alan Ruschel (kanan, foto kiri) sesaat sebelum lepas landas memposting fotonya di snapchat. Ruschel dilarikan ke RS (kanan atas). Tim Chapecoense di dalam pesawat. Foto:
Instagram, Snapchat, Twitter, DAILY MAIL

batampos.co.id – Pecinta sepakbola dunia benar-benar berduka akibat kecelakaan tragis yang dialami tim sepakbola ternama Brasil, Chapecoense.

Pesawat yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan jatuh di Cerro Gordo, La Union, Colombia, sesaat sebelum mendekati Kota Medellin.

Ada 81 orang di dalam pesawat tersebut dan nahaasnya, hanya sedikit yang selamat. Angka korban selamat memang masih simpang siur saat berita ini dimuat. CNN memamparkan ada 6 yang selamat. Namun, BBC menulis, hanya lima yang bertahan. Sisanya meninggal dunia.

Sedianya tim tersebut akan melewati laga final Copa Sudamericana, melawan tim Medellin, Atletico Nacional. Laga final pertama kompetisi klub paling bergengsi kedua di Amerika Selatan itu dijadwalkan pada Rabu (30/11/2016). Namun, karena insiden ini, pertandingan final ditunda.

Vice president Chapecoense, Ivan Tozzo, mengatakan kepada SportTV kalau seluruh pendukung timnya berduka.

”Semua orang menangis. Kami tidak pernah membayangkan ini semua. Chapecoense adalah kebahagiaan terbesar di kota kami,” katanya merujuk pada Kota Chapeco, kota asal Chapecoense.

Salah seorang korban selamat adalah pemain belakang Chapecoense Alan Ruschel. Selain itu, dua pemain lain, pejaga gawang Jackson Follman dan Danilo, serta physiotherapist Rafael Gobbato juga selamat. Sayangnya, Danilo kemudian meninggal dunia setelah sampai RS.

Telemundo Deportes media sport terbitan lokal men-twett kalau Ruschel dalam keadaan shock tetapi sadar dan mampu berbicara.

”Dia terus berkata agar kita menyimpan cincin kawinnya dan ingin bertemu keluarganya,” tulis Telemundo Deportes.

Pesawat yang membawa mereka adalah The British Aerospace 146 yang dioperasikan maskapai Lamia dari Bolivia. Ada 72 penumpang dan sembilan kru.

Pesawat itu jatuh tak lama sebelum tengah malam (07.00 WIB). Berdasar rilis bandara Kolombia, pesawat melaporkan adanya konsleting listrik kepada menara kontrol. (JPG)

Respon Anda?

komentar