La Nyalla Dituntut Hukuman Enam Tahun Penjara

221
Pesona Indonesia
La Nyalla Mattalitti. Foto: dokumen JPNN.Com
La Nyalla Mattalitti.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mattaliti, dituntut dengan hukuman pidana penjara selama enam tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

La Nyalla dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana hibah Kadin tahun 2011-2014.

“Menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan terdakwa La Nyalla Mattaliti terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan kesatu subsider,” kata Jaksa Didik Farhan saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (29/11).

Selain hukuman kurungan, JPU menuntut agar La Nyalla membayar denda sebesar Rp 500 juta. Dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan, makan akan diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan.

JPU juga menuntut agar mantan ketua PSSI itu diberikan pidana tambahan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,1 miliar yang apabila tidak dibayarkan satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka hartanya dapat dilelang. Dan apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan kurungan penjara tiga tahun dan enam bulan.

Dalam menjatuhkan tuntutan, JPU memiliki pertimbangan yang memberatkan dan meringankan. Yang memberatkan, perbuatan La Nyalla menimbulkan kerugian negara, tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi, sempat melarikan diri ke Singapura dan dideportasi, serta tidak mau di-BAP, dan tidak mau tanda tangan sebagai tersangka.

“Yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum,” kata Jaksa Didik.

La Nyalla dinilai terbukti melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 jo UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

La Nyalla dinyatakan terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp 27 miliar dan memperkaya diri sendiri sebesar Rp 1,1 miliar dengan menyalahgunakan dana hibah Kadin dari Pemprov Jawa Timur pada 2011-2014. (put/jpg)

Respon Anda?

komentar