XL Rangkul Digital Entrepreneur di Pulau Batam

436
Pesona Indonesia
Francky Rinaldo Pakpahan, Vice President West Region PT XL Axiata, Tbk. Foto: istimewa
Francky Rinaldo Pakpahan, Vice President West Region PT XL Axiata, Tbk. Foto: istimewa

batampos.co.id – Ketika teknologi berkembang sedemikian pesat dan cepat, di saat yang sama bermunculan sosok orang-orang yang sangat adaptif. Kemampuan dan kompetensi yang menyatu, berbalut dalam kecepatan mengambil peluang, kreatifitas, dan inovasi.

Francky Rinaldo Pakpahan, Vice President West Region PT XL Axiata, Tbk, mengambil peluang dan kesempatan  yang tepat di pulau Batam.

“Ada banyak orang atau kelompok orang-orang kreatif dan inovatif, yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mereka memiliki kemampuan berfikir dan bertindak produktif. Itulah Entrepreneur. Ini yang akan kita rangkul dan kembangkan di Batam,” ujar Francky.

Francky mengatakan sebagai perusahaan telekomunikasi berbasis teknologi digital terkini, XL mengambil momentum untuk mengembangkan sebuah era Digital Entrepreneur (DE).

“Mengapa Digital Entrepreneur? Pertanyaan yang menginspirasi dan mendorong kami, untuk menciptakan forum dan wadah dialog pada tanggal 1 Desember 2016 ini, di Politeknik Negeri Batam. Pulau Batam menjadi pilihan, mengingat daerah ini tidak hanya menjadi area industri dan pabrikasi beragam produk. Pulau ini, pulau yang sangat digital, dengan ratusan bahkan ribuan para entrepreneur yang secara mandiri maupun berkelompok menjadi tulangpunggung perekonomian,” jelas Francky.

Lebih lanjut ia mengatakan XL tak sendirian. Bertajuk Digital Entrepreneur – from Batam to the World Class Level, forum penting ini diperkirakan akan dihadiri oleh 2000-an peserta, melibatkan para pembicara yang masih sangat muda, hingga yang paling berpengalaman. Mereka yang sangat digital, yang menanam benih dan menuai buah manis atas kerja cerdas dan kreatifnya di berbagai startup di tanah air.

“Co Founder & COO KUDO, Agung Nugroho turut  hadir dalam forum ini. KUDO mulai beroperasi pada Juli 2014.  Start-up  ini  mengembangkan solusi praktis bagi marketplace dan ekosistem pembayaran di Indonesia.” sebutnya.

Selain itu, Marketing Director GRAB, Mediko Azwar, pun akan ikut berbagi ilmu di sini, tidak hanya itu, turut hadir juga seorang praktisi dan tokoh Pers, yang juga dikenal sebagai Budayawan dan sosok serba bisa H Rida K Liamsi. Dan tak ketinggalan, seorang akademisi yang menghasilkan banyak praktisi teknologi, Direktur Politeknik Negeri Batam, Dr. Priyono Eko Sanyoto akan urun rembug dan menginspirasi hadirin di acara ini.

Ia menambahkan makin bertambahnya coverage layanan 4G yang menyelimuti di pulau Batam, makin membuka peluang dan mendorong lahirnya para Digital Entrepreuner. Di setiap sudut dan titik penting di pulau Batam makin terbuka, dan menjadi pintu besar lahirnya para digital entrepreneur baru. Batam, sebagai titik terluar negeri ini, yang menjadi pulau strategis, menjadi batu loncatan terbaik ke tingkat World Class Level.

Sementara itu, pelaku usaha kecil, menengah hingga yang terbesar, ada di pulau ini. Memasuki dan memanfaatkan teknologi digital menjadi kata kunci beradaptasi dan melompati batas-batas antar negara dengan cara cerdas, kreatif dan inovatif. Bila potensi dan perusahaan besar di pulau Batam berkembang sedemikian tinggi di level World Class, maka siapa bilang yang kecil dan menengah sulit menembus online market di luar negeri ?

“Menjadi entrepreneur di ranah digital, membutuhkan kecepatan, kecerdasan, kreatifitas dan inovasi yang luar biasa. Mari kita mulai dan canangkan komitmen ini melalui forum Digital Entepreuner di Pulau Batam, dan kita bawa Pulau Batam ke World Class level,” pungkas Francky.  (cr19)

Respon Anda?

komentar