Banyak Keluhan, Wako Batam Surati Gubernur Terkait Kenaikan Listrik

411
Pesona Indonesia
Walikota Batam MUhammad Rudi saat memimpin rapat SKPD, belum lama ini. foto:cecep mulyana/batampos
Walikota Batam MUhammad Rudi saat memimpin rapat SKPD, belum lama ini. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi kebanjiran pesan singkat (sms) dari sejumlah masyarakat. Rata-rata isi sms itu curhat soal kenaikan listrik di Batam.

“Banyak SMS bahkan WhatsApp setiap saat. Sampai eror hape saya. Curhat soal listrik,” ujar Rudi di Kantor Walikota Batam.

Menurut dia, hampir seluruh dari pesan singkat yang ia terima menyatakan keberatan atas tarif dasar baru listrik. Dalam hal ini, ia mengaku tak punya wewenang atau kebijakan terkait tarif listrik, karena sudah dialihkan ke propinsi.

“Saya tak bisa manggil PLN lagi. Wewenang sudah di tangan Gubernur,” jelasnya.

Meski begitu, Rudi berjanji akan menyampaikan keluhan dan keberatan masyarakat Batam ke provinsi. Dalam waktu dekat, ia akan menyurati Gubernur Kepri Nurdin Basirun agar menunda kenaikan listrik.

“Secepatnya, tinggal buat surat dan tanda tangan saja,” ujar Rudi.

Apalagi secara pribadi, Rudi menilai jika kondisi ekonomi masyarakat sedang turun. Begitu juga dengan harga minyak dunia yang tidak mengalami kenaikan, meski sempat turun.

“Saya memohon ditunda dulu. Semua yang menyangkut hidup banyak, dikaji betul. Apalagi ekonomi sedang tidak stabil,” sebut Rudi.

Sementara, Gubernur Kepri Nurdin Basirun enggan mengomentari terkait kenaikan listrik dan keluhan dari masyarakat Batam.

“Kita fokus ke kegiatan ini saja (apel pengamanan). Jangan bahas yang lain dulu,” ujarnya usai pelaksaan gelar pasukan untuk pengamanan. (She)

Respon Anda?

komentar