Blokir Situs Habib Rizieq, Ini Penjelasan Menkominfo

312
Pesona Indonesia
Habib Rizieq. (foto: jpnn)
Habib Rizieq. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah melakukan pemblokiran terhadap situs pribadi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, habibrizieq.com.

Namun saat dikonfirmasi, Menkominfo Rudiantara mengaku tidak mengetahui apakah situs Habib Rizieq terkena pemblokiran.

“Saya tidak hafal satu-satu. Itu kan ada 7770 ribu situs yang di hapuskan,” ujar Rudi di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (1/12).

Menurut Rudi, apabila situs Habib Rizieq mengandung unsur radikalisme, suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), dan pornografi maka sudah sepatutnya pemerintah akan melakukan pemblokiran.

“Karena secara UU dan peraturan itu memang dimungkinkan untuk dilakukan pemutusan akses,” katanya.

Rudi menambahkan, setiap ingin melakukan pemblokiran situs pihaknya selalu telah berkomunikasi dengan aparat penegak hukum. Karenanya pemblokiran tersebut tidak terjadi hanya secara sepihak melainkan dikomunikasikan dulu.

“Pelaksanaanya tentunya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum,” terangnya.

Seperti diketahui, situs pribadi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab diblokir sejak Minggu (27/11). Website habibrizieq.com ditutup karena dianggap meresahkan masyarakat.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza mengatakan, website habibrizieq.com dilaporkan oleh beberapa lembaga. Atas dasar laporan itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama lembaga terkait seperti Kepolisian, BIN, dan BNPT mengajukan agar website Habib Rizieq ditutup.

Sebelum diblokir, Habib Rizieq memposting seruan Rush Money. Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF+MUI) itu juga memposting soal NKRI dan Kebhinekaan. (cr2/JPG)

Respon Anda?

komentar