Rusak, Dermaga Tanjungprei Durai Berbahaya

272
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Warga Dusun Tanjungprei, Desa Sanglar, Kecamatan Durai, minta bantuan pemerintah untuk melakukan perbaikan dermaga. Alokasi anggaran perbaikan bisa diajukan dalam proyek APBD 2017.

“Kondisi dermaga Tanjungprei yang terbuat dari bahan kayu, sudah rusak berat dan sulit untuk dilalui masyarakat saat turun dan naik motor pompong untuk melaut menangkap ikan,” ujar warga Tanjungprei, Maledi, Rabu (30/11/2016) kemarin.

Dikatakan, dermaga Tanjungprei, Desa Sanglar dibangun mulai dari pantai sekitar panjang 50 meter pada puluhan tahun silam.

Sementara panjang dermaga yang harus dibangun dari pantai ke tobe atau ke laut dalam diperkirakan 150 meter atau sisanya yang harus dilanjutkan sekitar 100 meter lagi.

Akibat dermaga Tanjungprei itu masih terbuat bahan kayu dan lapuk, tentu tidak tertutup kemungkinan masyarakat yang berjalan saat melinta turun dan naik kapal tambang, jika tidak hati-hati bisa terjatuh terpijak papan lantai yang kondisinya sudah lapuk. Karenanya, masyarakat tempatan benar benar berharap perhatian pemerintah membangun dermaga tersebut.

“Untuk meyakinkan, boleh turun melihat langsung kondisi dermaga Tanjungprei, Desa Sanglar tersebut. Benar, ini fakta nyata bahwa kondisi dermaga itu benar benar rusak parah dan sulit untuk dilalui warga. Untuk itulah, kami masyarakat Tanjungprei, Desa Sanglar, Durai sangat berharap perhatian serius pemerintah,” ungkapnya serius. (pst)

Respon Anda?

komentar