Tetaplah Bersatu dan Jangan Gunakan Medsos untuk Menghujat

203
Pesona Indonesia
Anggota TNI-Polri dan masyarakat berjoget saat menikmati hiburan pada acara Nusantara Bersatu di Datarang engku Putri, Rabu (30/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota TNI-Polri dan masyarakat berjoget saat menikmati hiburan pada acara Nusantara Bersatu di Datarang engku Putri, Rabu (30/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ribuan warga yang terdiri dari aparat keamanan dan sipil berbaur menjadi satu Dataran Engku Putri, kemarin pagi. Kegiatan untuk mempersatukan segala jenis ras dan agama itu mengangkat tema “Indonesia Miliku, Indonesia Milikmu Indonesia Milik Kita Bersama”.

Wali Kota Batam Muhammad RudiĀ  pada kesempata itu meminta agar warga dan segala unsur yang ada di Batam agar tidak mudah terprovokasi. Ia berharap agar warga di Batam bisa bersatu dan tidak terpecah belah karena adanya informasi berbau sara.

“Tidak boleh diprovokasi atau terprovokasi sehingga Indonesia terpecah-pecah. Kadang banyak yang iri melihat daerah yang aman, makanya diprovokasi agar terpecah,” ujar Rudi disela acara.

Menurut dia, masyarakat harus pintar dalam menggunakan media sosial. Hati-hati dalam membaca berita yang disuguhkan di media sosial. Kalaupun ada informasi, hendaknya di sharing dulu dan dipahami seperti apa isinya. Jangan langsung disebar tanpa tahu maksud dari informasi tersebut.

“Jangan langsung kirim lagi ke orang lain, sebelum dibaca baik-baik. Kita harus menjadi warga Batam sejati. Hidup untuk Indonesia yang satu. Tidak boleh ada perpecahan. Khususnya warga Batam,” himbaunya.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengingatkan semua yang ada di Engku Putri agar bersatu untuk Indonesia bersatu. “Indoinesia milik kita bersama. NKRI harga mati. Harus kita jaga dan pertahankan sampai akhir,” ujarnya.

Kapolres Barelang Kombes Helmy Santika mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas dan menimbulkan perpecahan. Kedepan, hal itu akan diatur lebih jelas dalam UU ITE dan hukum kembali harus tegak.

“Kalau tidak penting disebaran, tidak usah disebarkan. Penggunaan media sosial, perlu ada rambu-rambu. Sehingga kebebasan untuk menyampaikan pendapat ada aturan,” tegasnya.

Sementara, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Andreas Nanang Dwi P mengatakan, kegiatan Nusantara Bersatu yang digelar serentak se-Indonesia ini merupakan perintah langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk menyerukan bahwa Indonesia milik kita bersama.

“Kita bersyukur sekali, semua elemen masyarakat menyuarakan rasa persatuan,” katanya.

Kegiatan untuk mempersatukan seluruh elemen itu juga dimeriahkan artis ibu kota seperti Tukul Arawana, Meggie Diaz, Duo Srigala dan Band Boomerang. Pada kesempatan itu, Tukul mengajak masyarakat untuk tetap bersatu dan tidak tepengaruh informasi menyesatkan.

“Inilah rasa persatuan kita, harus terus dibangun,” sorak Tukul dari atas panggung yang disambut meriah penonton. (she)

Respon Anda?

komentar