7 Ibu Hamil Menderita HIV/AIDS di Karimun

517
Pesona Indonesia
Silvi bersama temannya dari perwakilan dari siswa-siswi SMAN 3 Batam yang  menjadi duta HIV pada acara kampanye peduli HIV Aids pada siswa SMA dan Sederajat para peringatan hari aids sedunia di Dataran Engku Putri Batamcenter, Rabu (19/10/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Silvi bersama temannya dari perwakilan dari siswa-siswi SMAN 3 Batam yang menjadi duta HIV pada acara kampanye peduli HIV Aids pada siswa SMA dan Sederajat para peringatan hari aids sedunia di Dataran Engku Putri Batamcenter, Rabu (19/10/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hingga Oktober 2016, tercatat sebanyak 102 kasus HIV, dan 18 AIDS di Kabupaten Karimun. Satu diantaranya dilaporkan telah meninggal dunia, dan tujuh ditemukan pada ibu hamil.

“Kalau dibanding tahun 2015, jelas kasus HIV di Kabupaten Karimun menurun. Di tahun 2015 tercatat sebanyak 114 kasus, sekarang tinggal 102 kasus,” ungkap Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Karimun, Erwan Muharuddin, Kamis (1/12/2016).

Sebaliknya, untuk AIDS malah meningkat dua kasus dibanding tahun 2015 lalu. Yakni dari 16 kasus menjadi 18 kasus di tahun 2016.

Meski menunjukkan penurunan terhadap kasus HIV, KPAD tetap berupaya menekan angka penularan virus yang belum ada penawarnya ini. Terutama menggandeng Pemerintah Kabupaten Karimun, swasta, TNI, dan Polri, pekerja seks, tukang ojek, masyarakat maupun LSM. Selain itu, juga membuat program percepatan informasi dan edukasi HIV/AIDS dengan keterlibatan semua unsur.

“Upaya pencegahan penularan HIV/AIDS, terus kita lakukan dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Hanya ada tiga cara yang bisa dilakukan yaitu menghindari seks bebas, penggunaan narkoba jarum suntik, dan menggunakan kondom saat berhubungan seks,” papar Erwan.

Mengenai peringatan Hari AIDS sedunia, KPAD akan melakukan kampanye yang dipusatkan di Coastal Area, Minggu (4/12) lusa. Kegiatan diwarnai dengan membagikan brosur seputar HIV/AIDS dan memasang pita kepedulian kepada masyarakat. Dengan mengusung tema,

“mari kita berubah, masa depan gemilang tanpa penularan HIV” diharapkan mampu meningkatkan peran serta masyarakat dan komitmen pemangku kebijakan dalam rangka memperkuat mobilisasi serta advokasi.

“Tegasnya, menempatkan HIV/AIDS sebagai isu utama dalam setiap sektor,” koar Erwan.

Di sisi lain, peringatan Hari AIDS kali ini bertujuan memperkuat komitmen dan kepemilikan semua pihak untuk program pencegahan, dan pengendalian HIV/AIDS. Kemudian meningkatkan kesadaran, dan kepedulian masyarakat untuk mencegah penularan sekaligus mengakses test HIV.

“Intinya, kita mendorong semua mitra, dan kelompok masyarakat disemua tingkatan usia, dan profesi bersama-sama melakukan upaya pencegahan penularan HIV,” tutup Erwan. (enl)

Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Karimun

Tahun    HIV    AIDS

2016    102    18

2015    114    16

2014    80    25

2013    62    75

Sumber: KPAD Kabupaten Karimun

Respon Anda?

komentar