Kartu Tertelan, Mesin ATM Ditantang Berkelahi

239
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Warga Surabaya bernama Kusuma Diah Anggoro Utomo, 29, nekad menantang mesin ATM untuk berkelahi. Ceritanya, dia mencoba mengambil uang di mesin ATM di Jalan Dinoyo, Rabu siang (30/11) lalu.

Ali Sophyan, satpam di sana, sebenarnya sempat menegur. Sebab, selama ini Anggoro dikenal kurang waras.

“Saya tegur. Tapi, dia dengan santai menunjukkan kartu ATM,” ujarnya.

Awalnya, semua berjalan normal. Anggoro memasukkan kartu ATM dan enam digit PIN. Lalu, muncul beberapa opsi nominal uang yang hendak diambil. Anggoro menekan pilihan Rp 2,5 juta.

Rupanya, PIN yang dimasukkan di awal bukan yang sebenarnya. Mesin pun meminta untuk memasukkan ulang PIN. Bapak satu anak tersebut kaget. Dia kembali menekan enam angka. Namun, selalu salah.

Lantaran beberapa kali salah memasukkan PIN, kartu otomatis terblokir dan tertelan. Anggoro ngomel-ngomel. Bahkan, menantang mesin ATM itu berkelahi.

“Woi, ayo keluarkan kartu saya. Jangan curang!” hardiknya.

Tentu saja tidak ada jawaban dari mesin. Namun, justru karena hal tersebut Anggoro semakin emosional. Anggoro keluar dari bilik dan pulang ke rumah.

“Tiba-tiba dia kembali sambil membawa palu,” ujar Ali.

Satpam itu pun menduga ada yang tidak beres. Benar saja. Anggoro memukulkan palu ke mesin ATM. Tidak ingin terjadi sesuatu yang membahayakan, peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi.

“Kami tangkap di rumahnya,” terang Kanit Resmob Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi.

Usut punya usut, kartu ATM itu bukan milik Anggoro. Dia hanya nemu di jalan. Pantas saja dia tidak tahu nomor PIN-nya.

Pelaku juga mengalami gangguan jiwa. Jadi, ya wajar kalau dia mengajak mesin ATM berkelahi. Pelaku kini diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa Menur untuk mendapatkan perawatan. (rid/c22/falflo/jpnn)

Respon Anda?

komentar