Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Achmad Makruf Maulana. foto:dok

batampos.co.id – Kapolda¬† Kepri Brigjen Sam Budi Gusdian mengatakan pihaknya akan tetap memeriksa Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi¬† Kepri Maruf Maulana terkait Gurauan postingan meme ‘bom termos’ di Group What’s App (WA) membangun Kepri.

“Akan diperiksa, kita lihat fakta hukumnya, ahli bahasa sudah kita periksa,” kata Sam, Minggu (18/12/2016).

Sam mengaku pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi yang menjadi anggota grup termasuk pemilik admin grup membangun Kepri.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan hal yang positif dan santun.

“Saya imbau, jangan main-main dengan hal itu (medsos), bukannya melarang, tapi hindari persoalan yang bisa menjerat dengan melanggar aturan,” ujar Sam.

Sebelumnya, Sam Budigusdian yang juga anggota di grup tersebut marah dan kecewa atas postingan meme Maruf karena dinilai mengolok-olok kinerja jajarannya.

Meme ‘bom termos’ yang dimaksud adalah gambar seorang laki-laki yang memikul sebuah termos dan beberapa alat berupa remote layaknya bom menempel pada dada lelaki pada gambar tersebut. Bagian paling atas terdapat tulisan ‘coba alihkan isu dengan bom termos’.

“Pak Maruf tidak sepantasnya postingan anda itu. Anda tidak menghargai upaya Polri’,” kata Sam dalam tulisannya.

“Teman-teman Densus tersinggung dengan postingan Anda Pak Maruf,” tambah Sam.

Merasa bersalah, Maruf pun langsung membalas komentar orang nomor satu di Kepri itu.

“Siap salah Pak Jenderal,” sesalnya. (cr19).

Respon Anda?

komentar