Muslim Bidin, Kadisdik Kota Batam. Foto: batampos

batampos.co.id – Ujian Nasional (UN) batal dihapuskan. Artinya, UN akan tetap dilakasanakan, meski khusus untuk SMA Sederajat, Kementrian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) hanya akan mewajibkan empat mata pelajaran untuk diujikan pada UN 2017 mendatang.

Terkait ini, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Muslim Bidin belum bisa berkomentar banyak pasalnya program tersebut baru tahap sosialisasi dan belum memiliki petunjuk teknis (juknis).

“Ini kan baru wacana. Belum bisa bilang ke media (tentang penerapan), juknis-nya belum sampai, ” kata Muslim, Senin (26/12/2016) sore.

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya memang telah diundang Kemendikbud terkait sosialisasi perubahan jumlah mata pelajaran yang akan diujikan ini.

“Sosialisasi di Jakarta oleh pak menteri langsung (Muhadjir Efendy, red),” kata Muslim.

Kini, pihaknya akan menunggu juknis seandainya wacana tersebut bena-benar dilaksanakan. “Nanti kalaupun jadi, pasti tak jauh beda dengan keputusannya yang ada,” ungkpanya.

Diberitakan sebelumnya, Kemendikbud melakukan perubahan signifikan dalam pelaksanaan UN 2017 yakni hanya empat mata pelajaran (Mapel) dari yang semula enam Mapel.

Tahun sebelumnya, Mata pelajaran utama yang diujikan adalah bahasa Indonesia, matematika, dan bahasa Inggris. Tiga mata pelajaran lainnya sesuai dengan penjurusan masing-masing.

Siswa jurusan IPA menggarap kimia, biologi, dan fisika. Siswa IPS mengerjakan geografi, sosiologi, dan ekonomi. Sedangkan jurusan bahasa menghadapi bahasa dan sastra Indonesia, antropologi, dan bahasa asing.

Sementara pada UN 2017, Mapel yang diujikan hanya empat. Yakni, tiga mata pelajaran utama (bahasa Indonesia, matematika, dan bahasa Inggris) plus satu mapel yang dipilih siswa sendiri. Misalnya, siswa jurusan IPA memilih biologi. Maka, dia tidak mengerjakan fisika dan kimia saat UN. (cr13)

Respon Anda?

komentar