Dodi Triono bersama tiga putrinya. Dua dari tiga putrinya itu ikut tewas saat keluarga ini dirampok dan disekap di kamar mandi sempit bersama pembantu dan anak koleganya. Perampokan terjadi sejak Senin (26/12/2016) siang dan baru ketahuan setelah 18 jam pada Selasa (27/12/2016). Foto: instagram

batampos.co.id – Dodi Triyono, korban perampokan sadis yang tewas bersama lima orang lainnya akibat disekap di rumahnya di Pulomas, Jakarta Timur, dikenal arsitek yang jago lihai berbisnis.

Toni Sis Harianto, kolega almarhum Dodi membenarkan kalau Dodi merupakan arsitek yang sukses dan pintar berbisnis.

“Soal bisnis dia orangnya hebat,” ujar Toni saat mendatangi pemakaman Dodi di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Toni juga mengungkapkan bahwa Dodi sudah lama menjadi mitra Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK). Hanya saja, sambung Toni, koleganya yang bergelar insinyur itu bukan pemenang tender proyek renovasi GBK untuk menyambut Asian Games 2018.

“Di GBK tidak mendapatkan (proyek) Asian Games, tapi dari dulu (mitra PPK-GBK, red). Sudah lama kerja sama,” sebut Toni.

Lebih lanjut Toni mengaku pernah diminta Dodi untuk membuat versi 3D sebuah proyek. Dodi memang punya perusahaan konsultan.

“Kalau konsultan memang sejak 10-15 tahun. Perusahaan konsultan PT DA. Kerja sama dengan Singapura, gedungnya di FX,” jelas Toni.

Selain itu, Dodi juga sedang mengincar proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai di Bali. Namun, proyek itu masih dalam tinjauan.

Toni pun sempat memberi masukan agar Dodi tidak meneruskan niatnya ikut proyek reklamasi di Bali.

“Dia akan kembangkan reklamasi di Kuta untuk airport Bali. Tapi saya bilang, ‘ini bali, berbeda’,” ucap Toni mengenang pembicaraannya dengan Dodi.

Dodi Triono dan dua putrinya; Dianita Gemma dan Diona Arika dimakamkan berdampingan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016). Dodi dan dua putrinya menjadi korban penyekapan di rumahnya di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur. Foto: Desynta Nuraini/JawaPos.Com

Dodi Triono dan dua putrinya; Dianita Gemma dan Diona Arika di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016). (dna/jpg)

Respon Anda?

komentar