Tretetet…………., Sinyal Positif untuk Persebaya dari Ketum PSSI

779

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (hijau) bersama jajaran pengurus PSSI saat bertemu dengan Azrul Ananda (Presiden Direktur PT Jawa Pos Koran) dan jajaran pengurus Persebaya Surabaya, kemarin, Rabu (28/12/2016)
foto: DIPTA WAHYU/JAWA POS

batampos.co.id – Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal Edy Rahmayadi memberikan sinyal positif untuk Persebaya.

Kepastian soal status Persebaya akan diumumkan dalam kongres PSSI di Bandung pada 8 Januari.

“Tidak perlu diminta, saya memang memiliki niat untuk menghidupkan lagi Persebaya,” kata Edy dalam pertemuan dengan pengurus, klub internal, dan suporter Persebaya di Graha Pena, Surabaya, kemarin.

Edy ingin mengembalikan lima klub legendaris Indonesia dalam kompetisi resmi. Nah, Persebaya salah satunya. Empat klub yang lain adalah Persija Jakarta, Persib Bandung, PSM Makassar, dan PSMS Medan. Di antara lima klub tersebut, hanya Persebaya yang belum mendapatkan tempat di kompetisi.

“Harus diakui, bila lima klub itu rusak, hancur pula PSSI. Itulah yang tengah kita benahi dimulai dari kompetisi resmi tahun depan,” ujar pria yang juga menjabat Pangkostrad tersebut.

Lantas, di mana Persebaya akan berkompetisi? “Untuk main di ISL (Indonesia Super League) sepertinya tidak mungkin. Sebab, 18 klub yang ada saat ini sudah paten dan tidak bisa dirombak,” kata Edy.

Nasib Persebaya akan diputuskan para pemilik suara (voters) pada kongres mendatang. Ada 107 voters yang terdiri atas klub dan asosiasi. “Kalau saat kongres nanti voters setuju, secara aklamasi bisa langsung disahkan. Tapi, kalau ada yang tidak setuju, akan ditempuh jalan voting,” ujar Edy.

Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Cholid Ghoromah mengapresiasi kesediaan pimpinan PSSI datang ke Surabaya. Selain Edy, ada Wakil Ketua Umum Joko Driyono dan Iwan Budianto serta Sekjen Ade Wellington.

“Secara tidak langsung dia (Edy) memang memiliki niat untuk membuat persepakbolaan nasional semakin kondusif, terutama untuk kasus Persebaya,” tuturnya.

Sementara itu, Andy Kristiantono, juru bicara Arek Bonek 1927, yakin PSSI di bawah kendali Edy bisa menuntaskan status Persebaya. Juga problem sepak bola Indonesia secara umum. Bonek siap menerima apa pun keputusan PSSI.

“Namun, kami akan tetap mengawal proses kongres mendatang,” ucap Peci, sapaan Andy. (io/c10/ca)

Respon Anda?

komentar