Ridwan Sitorus, salah satu pelaku perampokan sadis yang menewaskan 6 dari 11 orang yang dia sekap di kamar mandi rumah Dodi di Pulomas Residence, Senin (26/12/2016) lalu. Ridwan dibekuk Jumat (30/12/2016). Foto: istimewa

batampos.co.id – Ridwan Sitorus alias Pius Pane alias Iyus, tangan kanan Ramlan Butar-Butar yang merampok keluarga Dodi di Pulomas Risidence Senin (26/12/2016) lalu yang menewaskan enam dari 11 penghuni rumah, akhirnya dibekuk setelah sehari sebelumnya ditetapkan sebagai buronan. Ridwan ditangkap, Jumat (30/12/2016).

Dari foto yang beredar, Ridwan tak mengenakan baju. Wajah Ridwan tampak babak belur. Pipi, hidung, dan dahinya tampak memar.

Ridwan Sitorus merupakan salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas, Pulogadung Jakarta Timur yang menewaskan enam orang, termasuk Dodi Triyono dan dua anaknya.

Ridwan diketahui membawa kabur 2 tas milik korban. Dalam tas tersebut terdapat perhiasan dan sejumlah uang.

Pria kelahiran Medan, 11 November 1971 itu kini berusia 45 tahun dan memiliki ciri-ciri fisik seperti kulit sawo matang, rambut hitam, wajah persegi, dan ada bekas luka di pipi. Ridwan dikenal kejam dan sadis.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan membenarkan Ridwan Sitorus terbilang kejam. Dia merupakan orang kedua setelah Ramlan Butarbutar sang kapten perampokan.

Saat merampok di Pulomas, Ridwan terekam kamera CCTV menyeret Diona (alm). Gadis 16 tahun itu meninggal setelah dianiaya dan disekap di dalam kamar mandi bersama 10 orang lainnya.

“Diona itu diseret, juga dipukul pakai senpi. Jadi termasuk berperan di sana meskipun kaptennya Ramlan Butarbutar,” ujar Iriawan. (one/pjk/sad/JPG)

Respon Anda?

komentar