Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Sejumlah rumah sakit juga mengeluhkan sêrêtnya pembayaran klaim yang diajukan ke BPJS Kesehatan. Kondisi ini sedikit banyak mengganggu pelayanan dan operasional rumah sakit rujukan.

Iklan

Humas Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam Donny Irawan mengungkapkan, pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan juga sering terlambat. Misalnya dalam sebulan kalim seharusnya dibayar dengan cara diangsur sebanyak tiga kali, tapi dibayar baru dua kali.

“Padahal bulan baru akan masuk lagi. Ini yang perlu kami dudukkan bareng, supaya tahu di mana titik masalahnya,” kata Donny, Jumat (30/12).

Tak hanya itu, lanjut dia, hampir setiap tagihan juga tak dibayar 100 persen sesuai dengan yang diajukan pihak rumah sakit. Ini terjadi lantaran ada yang menurut BPJS Kesehatan ada verfikasi yang tak lulus.

“Kami, rumah sakit kan tangani dulu, BPJS Kesehatan verifikasi (untuk dibayar) nanti. Verifikasi ini juga harusnya jelas,” ucapnya.

Humas BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi di Batam mengaku BPJS Kesehatan senantiasa lancar membayar klaim dari rumah sakit.

“Sampai saat ini seluruh klaim yang telah selesai diverifikasi telah dibayar,” ujar Irfan melalui pesan pendek.

Humas Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam Donny Irawan berharap ke depan, harusnya sudah ada sistem online untuk memperjelas sistem verifikasi, selain itu sistem online juga dapat mepercepat verifikasi dibanding sistem manual yang dinilai lama dan syarat perbedaan.

“Ini untuk meminimalkan perbedaan persepsi diagnosis sehingga tak lagi perbedaan. Jika Kalau sudah begini tak masalah,” katanya.

Tak hanya itu, dia berharap BPJS Kesehatan juga rumah sakit dapat melakukan pertemuan periodik untuk mengevaluasi kerjasama kedua belah pihak.

“Ibaratnya, rapor untuk rumah sakit. Evaluasinya baik dari sisi kepatuhan, layanan maupun lainnya,” ujarnya.(ceu/rng/cr13)