batampos.co.id – Rencana aksi 121 yang akan dilakukan Mahasiswa dan Pemuda dari berbagai organisasi di Tanjungpinang, pada Kamis (12/1) batal digelar.

Sedianya mereka akan demo menuntut penolakan PP No 60 tahun 2016 tentang kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Para Mahasiswa Dan Pemuda tersebut memilih untuk memenuhi undangan coffee morning dari Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, dari pada turun ke jalan. Mereka pun berdiskusi tentang tuntutan mereka.

AKBP Joko Bintoro dalam diskusi tersebut menyampaikan langkah yang diambil pihaknya ini merupakan langkah persuasif untuk menjaga kondusifitas Kota Tanjungpinang. Selain itu, tuntutan masa lebih baik disampaikan secara berdiskusi terbuka bersama pihaknya dari pada turun ke jalan.

“Diskusi dan duduk bersama merupakan cara yang lebih baik dalam menyampaikan aspirasi. Karena yang akan turun ke jalan ini Mahasiswa , yang merupakan kalangan akademis,”ujar Joko, dalam diskusi yang dilaksanakan di Kedai Kopi Santai, di Kilometer Delapan.

Dikatakan Joko, perihal dikeluarkannya PP 60 tahun 2016 tentang PNBP pengurusan STNK, BPKB yang dikeluarkan pemerintah sudah melalui kajian akademis, DPR dan Pemerintah.

“Untuk itu, lebih baik kita diskusikan saja dari pada harus menggelar unjuk rasa,”kata Joko.

Sementara itu, perwakilan dari HMI cabang Tanjungpinang, Syafrizal, mengatakan rencana aksi mahasiswa yang hendak digelar dua hari yakni Kamis (kemarin) dan Jumat (hari ini) merupakan pernyataan sikap penolakan yang ingin disuarakan ditingkat daerah supaya didengar hingga ke Pusat.

“Agar pemerintah pusat membatalkan kenaikan tersebut dan mereka tahu di Tanjungpinang terjadi penolakan kenaikan tarif PNBP tersebut,”ujar Syafrizal.

Dikatakan Syafrizal, ekonomi masyarakat saat ini sedang lemah. Sehingga kenaikan itu merupakan beban yang menambah permasalahan perekonomian masyarakat itu sendiri.

“Kenaikan tarif PNBP menambah began masyarakat. Sebab, saat ini harga sembako, tarif listrik naik. Untuk itu, besok (hari ini), kami bersama kawan-kawan akan tetap melakukan aksi tersebut. Kami harap aksi tersebut juga akan berjalan kondusif,”pungkasnya. (ias)

Respon Anda?

komentar