batampos.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris daerah (Sekda) pemkab Bintan, Adi Prihantara menjelaskan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah dilebur.

Iklan

Kini tugas penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang semula ditangani Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kabupaten Bintan di tahun 2017 ini akan ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Bintan.

“Tahun ini terkait penyaluran raskin akan ditangani oleh Dinas Sosial,” jelas Adi usai memimpin rapat evaluasi raskin 2016 dan sosialisasi Rastra (beras keluarga sejahtera) 2017 Kabupaten Bintan di kantor Bupati Bintan, Senin (23/1).

Adi juga meminta, agar Dinas Sosial segera melakukan kordinasi dan kontribusi kesemua leading sektor, serta harus menjadi perhatian khusus bagi seluruh jajaran, baik ditingkat kecamatan, kelurahan, hingga ke desa, agar bisa segera menyelesaikan segala sesuatunya. Seperti dokumen pendukung, karena nantinya tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentunya akan memeriksa hasil pelaporan ditahun 2016 lalu.

“Segera lakukan koordinasi dan konsolidasi. Perlu menjadi perhatian bersama, karena BPK akan segera turun melakukan pemeriksaan. Untuk itu, segera selesaikan terkait segala sesuatunya,” terangnya.

Perwakilan Perum Bulog Sub-divre Tanjungpinang, Sudirman mengatakan untuk di Kabupaten Bintan tahun 2016, jumlah rumah tangga sasaran penerima raskin sebanyak 5.105 kepala keluarga (KK). Sementara untuk beras yang sudah disalurkan dari anggaran APBN, sebanyak 918.900 kilogram (Kg) dan anggaran APBD Kabupaten Bintan sebanyak 306.000 Kg dengan total keseluruhan berjumlah 1.224.900 Kg.

Selain itu, menanggapi keluhan masyarakat terkait mutu dan kualitas raskin untuk kuota 2017, Perum Bulog akan berkordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bintan. Bahkan Bulog siap menjamin dan segera mengganti bila ada keluhan dari masyarakat.

“Nantinya bisa dicek bersama saat penyerahan raskin dan kami tuangkan di Berita Acara Serah Terima (BAST) yang ditandatangani kedua belah pihak. Sudah menjadi konsekuensi Perum Bulog untuk siap mengganti kalau raskin yang diterima tidak sesuai,” terangnya.

Sudirman merinci, raskin yang sudah disalurkan diantaranya sepanjang tahun 2016 adalah untuk Kecamatan Bintan Timur sebanyak 924 KK menerima 166.320 Kg raskin. Kecamatan Bintan Utara dari 674 KK menerima 121.320 Kg.

Untuk Kecamatan Teluk Sebong dari 649 KK menerima 116.820 Kg. Gunung Kijang menerima 81.540 Kg dari 453 KK. Teluk Bintan dari 405 kk menerima 72.900 Kg. Kecamatan Tambelan dari 551 kk menerima 99.180 Kg. Kecamatan Mantang dari 260 kk menerima 46.800 Kg. Kecamatan Bintan Pesisir dari 403 kk menerima 72.540 Kg. Kecamatan Sri Kuala Lobam dari 468 KK menerima 84.240 Kg, dan Kecamatan Toapaya dari 318 KK menerima sebanyak 52.740 Kg. (cr20)