Dinas Pangan dan Pertanian Siapkan Infrastruktur Lahan Pertanian

batampos.co.id – Dinas Pangan dan Pertanian Karimun, tahun ini fokus pada pembenahan infrastruktur pertanian. Di mana program swasembada beras, dengan lahan 165 hektare yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun untuk ditanami padi akan terealisasi secara bertahap hingga tahun 2021 mendatang.

“Benar, kita akan buat program swasembada beras hingga tahun 2021 nanti. Lokasinya, di Pulau Kundur tepatnya Kecamatan Kundur Utara Teluk Radang yang telah disediakan lahan mencapai 278 hektare. Dan 165 hektar diperuntukan untuk tanaman padi,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Muhammad Affan, Rabu (25/1) kemarn.

Sedangkan tahun ini, konsentrasi pembangunan infrastruktur yang mendapat anggaran dari Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Seperti pembangunan sumur bor sebanyak 5 unit. Masing-masing satu kelompok mendapatkan satu sumur bos, kemudian di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Karimun pembangunan Cek Dam di sungai Sanglang, dan pengadaan alat serta mesin pertanian yang diusulkan ke Pemerintah Provinsi Kepri atau Pemerintah Pusat.

“Dari target 165 hektare lahan sawah hingga tahun 2021 nanti. Untuk tahap awal hanya 125 hektare, tahun depan kita realisasikan dengan melibatkan kelompok tani yang ada di sana (Kundur, red),” jelasnya.

Masih kata Affan lagi, sisa lahan pertanian dari 278 hektare nantinya untuk pengembangan pertanian khususnya tanaman pangan. Sehingga, kebutuhan pangan lainnya akan terpenuhi dengan lahan tersebut. Artinya, Dinas Pangan dan Pertanian Karimun benar-benar serius menangani pertanian yang terfokus di pulau Kundur.

“Semuanya bertahap. Kemarin, sudah dilakukan panen perdana padi seluas 16 hektare hasil dari swadaya petani,” ungkapnya.
Sedangkan, kelompok tani yang tercatat di Simluh (Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan) sebanyak 273 kelompok. Di mana petani tersebut aktif dalam mengelola pertanian, yang tersebar di beberapa daerah termasuk peternakan, perkebunan, pertanian dan tanaman pangan.

“Insya Allah, semuanya bisa terealisasi asalkan semua pihak saling mendukung dalam program swasembada beras dan pangan,” tutupnya.
Sementara camat Kundur Utara Ery Noval Jadinata sangat mendukung wilayahnya dijadikan sentra pertanian. Sehingga, bisa membantu masyarakat untuk meningkat perekonomian melalui pertanian. Dengan bimbingan Dinas Pangan dan Pertanian, para petani nantinya bisa meningkatkan produksi pertanian maupun pangan.
“Kita sangat supor kepada para petani yang ada disini. Tinggal berkoordinasi dengan dinas terkait, mudah-mudahan bisa teralisasi di tahun 2021 nanti,” singkatnya. (tri)

Respon Anda?

komentar