Pipanisasi Terpasang, Air Bersih Belum Mengalir

batampos.co.id – Sebanyak 400 an rumah sudah mulai terpasang jaringan pipanisasi air bersih ke rumah warga di Kelurahan Sawang kota Kecamatan Kundur Barat. Bahkan pemasangan pipanisasi sudah terpasang sejak Oktober 2016 lalu, sayangnya sampai akhir Januari 2017 air belum mengalir. Padahal sebelumnya bupati Karimun Aunur Rafiq berjanji segera mengoptimalkan proyek sistem pengolahan air minum (SPAM) yang selesai dikerjakan sejak 2014 lalu.

Lurah Sawang kota Persyada, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemasangan pipanisasi ke rumah warga. Jaringan pipanisasi sudah terpasang hanya saja belum dialiri air. Terkait masalah pemasangan pipanisasi jaringan air bersih pihaknya segera melakukan koordinasi dengan dinas dan instansi terkait serta mantan lurah lama.

“Maklum saya kan baru saja menjabat lurah di Sawang Kota sehingga masih perlu berkoordinasi dan mencari data di lapangan. Memang dari hasil laporan staf yang disampaikan sama saya sudah ada sekitar 400-an rumah terpasang pipanisasi. Namun keluhanya air belum mengalir, sehingga warga masih menunggu,” kata Persyada, Kamis (26/1) kemarin.

Sebelumnya bupati Karimun Aunur Rafiq menegaskan segera mengoperasikan proyek sistem pengelohan air minum (SPAM) yang terletak di Batu Empat Belas kelurahan Sawang. Bahkan Aunur Rafiq berjanji pada 2017 akan segera mengoperasikan proyek SPAM tersebut. Molornya pengoperasikan SPAM disebabkan kondisi keuangan pada 2016 pemda Karimun defisit sehingga terhambat pembangunan jaringan instalasi pipanisasi ke rumah warga.

Kepala cabang kejaksaan negeri (Kacabjari ) Kundur Filpan Darmawan F. Laia pernah mengatakan hasil pemeriksaan yang dilakukan jika proyek SPAM tidak ditemukan perbuatan melawan hukum dan kerugian negera. Mangkraknya proyek SPAM tersebut akibat kesalahan pemerintah kabupaten Karimun yang sejak awal sudah komitmen akan membangun jaringan pipanisasi ke 800 unit rumah. Namun setelah proyek selesai dikerjakan Pemda Karimun tidak kunjung membangun jaringan instalasi pipanisasi ke rumah warga dengan alasan defisit anggaran sehingga proyek SPAM tidak berfungsi sampai sekarang. (ims)

Respon Anda?

komentar