Azzumar dan Muharani, dua tahanan kabur digiring petugas di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (31/1). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Polres Tanjungpinang, berhasil membekuk tiga dari empat orang tahanan yang melarikan diri dari sel tahanan Mako Polres, pada Minggu (29/1) pagi, lalu.

Mereka dibekuk di wilayah Tembeling, Kabupaten Bintan, Selasa (31/1) siang.

Informasi yang dihimpun, tiga orang yang berhasil ditangkap kembali diantaranya Muharani, 21: Azzumar alias Zamri, 25; dan Anton, 25.

Ketiganya berhasil dibekuk di satu lokasi yang sama di dalam hutan bakau tetapi berbeda waktu.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, mengatakan penangkapan terhadap ketiga orang tersebut setelah pihaknya melakukan pengejaran dan mengumpulkan informasi yang didapat di lapangan serta informasi dari Babinkamtibmas Polsek Tembeling.

“Mereka waktu itu tolong warga di Tembeling, karena bilangnya habis mancing dan dibuatkan teh sama warga di sana. Tapi warga curiga dengan gerak geriknya kemudian melaporkan ke Babinkamtibmas,” ujar Joko.

Dikatakan Joko, mendapat informasi dari warga. Babinkamtibmas  Polsek Teluk Bintan pun berkoodinasi dengan pihaknya. Yang mana selanjutnya langsung melakukan pengejaran kearah sana.

“Yang ketangkap pertama Muharani dan Anton. Mereka ketangkap sekitar pukul 14.30 WIB. Selanjutnya yang tertangkap Azzumar sekitar Pukul 17.00 WIB. Sedangkan satu tersangka lagi masih dalam pencarian,” kata Joko.

Saat ditanya siapa otak dari rencana kaburnya empat orang tahanan tersebut. Joko menyebutkan bahwa Anton lah otak pelakunya.

“Anton yang merencanakan, sedangkan gergaji itu dari Azzumar yang didapatnya saat dibezuk oleh kerabatnya,”sebut Joko.

Joko menceritakan, saat mereka berhasil kabur dari sel tahanan. Keempat tahanan tersebut berjalan kaki menuju Areca Waterpak di batu (kilometer) Sembilan. Selanjutnya baru menuju ke Dompak dan mencuri Speed Boat warga.

“Mereka mencuri speed warga dan pemiliknya tahu pagi harinya. Speed itu pun diketemukan di Pulau Bayan, Rimba Jaya. Nah di Pulau Bayan ini, mereka kemudian mencuri boat warga lagi untuk kabur,”cerita Joko.(ias)

Respon Anda?

komentar