Desa Degung Luput dari Pembangunan

767
Erry Suandy, anggota DPRD Provinsi Kepri melewati jembatan darurat di Desa Degung beberapa waktu lalu. foto:batampos.

batampos.co.id – Erry Suandy, anggota DPRD Provinsi Kepri asal Tanjungbatu, mengaku prihatin melihat kehidupan masyarakat Dusun Pulau Panjang, Desa Degung Kecamatan Belat. Sebab, puluhan tahun Desa Degung tidak tersentuh proyek pembangunan.

Bukti nyata, sampai kini warga masih memanfaatkan jembatan darurat sepanjang 350 meter untuk penyeberangan. Padahal, kondisi jembatan yang terbuat dari kayu papan sudah lapuk, dan memprihatinkan.

“Selama ini pemerintah daerah hanya fokus membangun di daerah tertentu saja. Masak ada jembatan kayu sepanjang 350 meter masih dimanfaatkan sampai sekarang. Padahal kondisi tumpukan kayunya sudah lapuk. Sepertinya, Degung luput dari perhatian pemerintah,” ungkap Erry, Kamis (16/2) kemarin.

Dikatakan kurangnya pemerataan pembangunan di pulau terpencil terpantau ketika dirinya berkunjung ke Desa Degung bersama kepala desa, dan pemuda setempat belum lama ini. Warga berharap agar pemerintah memperhatikan masyarakat di sejumlah pulau terpencil. Dalam hal ini kami mengajak pihak eksekutif, legeslatif bersama-sama membangun sejumlah pulau terpencil.

Erry juga menambahkan upaya yang dilakukan dengan memasukan program pembangunan di desa Degung pada musyawarah perencanaan pembangunan (msrenbang) kecamatan Belat beberapa waktu lalu.

“Kita akan kawal usulan masyarakat terpencil agar ada pemerataan pembangunan yang dirasakan masyarakat. Sehingga pembangunan tidak menumpuk di daerah tertentu seperti tahun-tahun sebelumnya,” janjinya. (ims)

Respon Anda?

komentar