Pasangan muda mudi sedang bermain di Taman Mustika, Simpang Frengki, Batam Centre, Rabu (16/2).  F. Dalil Harahap/batam Pos

batampos.co.id – Taman Mustika Alam yang berlokasi di seberang Politeknik Negeri Batam minim penerangan saat malam hari, seperti yang terlihat Rabu (15/2) malam. Padahal anggaran pemeliharaan taman tersebut tahun 2017 ini sekitar Rp200 juta.

Tak ayal, taman yang  dikelola Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) Batam ini justru jadi tempat ideal pasangan muda-mudi berduaan.

“Kalau bisa memang diperbaiki lampunya, ini gelap sekali,” kata seorang warga, Andi.

Benar saja, di taman tersebut terdapat empat lampu sorot yang menjadi sumber pencahayaan, namun hanya dua saja yang ditempatkan di pojok taman yang menyala. Sementara dua lainnya mati.

Tak hanya itu, belasan lampu hias juga tak menyala, bahkan sebagian besar telah pecah.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Disperkimtan Batam Irwan Saputra mengatakan sejatinya biaya pemeliharaan taman tersebut sekitar Rp 200 juta.

“Ada (biaya pemeliharaannya). Saya lupa juga anggaran pastinya, tapi dibawah Rp200 juta itu,” ucap Irwan, Kamis (16/2).

Pihaknya akan menindaklanjuti keadaan tersebut. Dia mengatakan anggara Rp 200 juta tersebut memang untuk peralatan seperti lampu dan fisik lainnya.

“Kalau sanitasi, dan tanamannya swakelola saja, kitakan punya petugas,” ujarnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar