Kapal-kapap hasil tanggapan tahun 2015 yang dibiarkan begitu saja, diantaranya sudah ada yang tinggal rangkanya. Foto : batampos.

batampos.co.id – Belasan kapal asing hasil tangkapan pemerintah RI dibiarkan rusak dibelakang kantor Satuan Kerja Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)  Antang desa Tarempa Timur kecamatan Siantan.

Kapal-kapal tersebut tampak ada yang sudah rusak parah hampir musnah tinggal rangka kapal dan ada juga yang terlihat masih tegak namun sudah mulai mengeropos dan cat body kapal sudah mulai luntur. Kapal-kapal tersebut rusak begitu saja karena sudah bertahun-tahun dibiarkan dilokasi tersebut.

Salah satu staf PSDKP Irvan, mengatakan jika kapal-kapal tersebut sudah lama yakni ketika masih zaman pemerintahan Natuna. Kata Irvan, kapal-kapal itu sudah diserahkan kepada Kejari Natuna. Jadi saat ini sudah menjadi ranah kejaksaan.

“Kapal-kapal itu sudah diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Natuna jadi, mau diapakan saja itu hak kejaksaan,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Dikatakannya jika tangkapan kapal tahun 2015 sampai sekarang sudah dipastikan akan ditenggelamkan. “Kalau tangkapan tahun 2015 sampai sekarang, setelah proses hukum selesai, maka kapal sudah pasti akan ditenggelamkan,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tarmizi, mengatakan jika bangkai kapal ditenggelamkan, maka bangkai kapal itu akan menjadi tempat mainan ikan khususnya ikan karang sehingga laut Anambas akan berpotensi menjadi spot-spot atau tempat memancing yang potensial.

“Kalau bangkai kapal itu ditenggelamkan, bisa jadi tempat mainan ikan, ikan akan banyak disekitar bangkai kapal itu,” ungkap Tarmizi kalau itu. (sya)

 

Respon Anda?

komentar