Sejumlah anggota Polisi lalulintas, Sabhara dan Brimob Polda Kepri saat mengikuti gelar pasukan operasi simpati seligi 2017 di Mapolda Kepri, Rabu (1/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri meningkatkan mobilitas jajaranya mulai dari Senin (28/20) lalu, hal ini merespon terjadi kejadian terorisme di Bandung. Mobilitas jajaran Polda Kepri salah satunya patroli yang lebih intensif.

“Beberapa aktifitas personel kami giatkan,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol, Sam Budigusdian pada Batam Pos, Selasa (28/2).

Namun walau begitu, Sam mengatakan pihak kepolisian akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kepri. Sehingga dapat berkativitas dengan baik, tanpa khawatir adanya ancaman yang merongrong keamanan di Kepri.

“Polisi selalu hadir ditengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Sam menjamin bahwa Kepri umumnya, dan Batam khususnya masih tetap aman. Tapi tak menutup kemungkinan dari ancaman terorisme. Karena bisa datang kapan saja, tanpa diduga. Oleh sebab itu, ia berharap juga dukungan dari masyarakat untuk ikut menjaga keamanan Kepri.

Saat ditanya bentuk dukungan masyarakat ? Sam menjawab bahwa dengan memberikan informasi sekecil apa pun terkait hal-hal mencurigakan.

“Itu sudah sangat membantu pihak kepolisian,” tuturnya.

Ia menghimbau masyarakat di Kepri agar bisa mengamankan lingkunganya dari tindakan terorisme. Ketua RT atau RW, diharapkan sebagai corong awal untuk mengamankan lingkunganya dari kegiatan terorisme. “Laporkan saja ke aparat terdekat,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar