batampos.co.id – Maraknya, buku paket yang berkonten pornografi di beberapa wilayah menjadi perhatian orangtua murid. Salah satu pemerhati pendidikan Raja Jurantiaz mengungkapkan, selama ini untuk di Kabupaten Karimun belum didapati buku paket yang berkonten pornografi baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

”Walaupun belum ditemukan, tapi kita harus mewaspadai buku paket berkonten pornografi. Terutama di pulau-pulau, sebab tidak menutup kemungkinan akan terjadi dikemudian hari nantinya,” tegasnya mantan anggota DPRD Karimun, kemarin (2/3).

Untuk itu pihaknya berharap kepada para pengawas yang ada di Dinas Pendidikan Karimun, harus benar-benar bisa memantau buku-buku paket yang didatangan dari penerbit melalui distributor buku Nasional. Artinya, jangan sampai terjadi hingga terbaca oleh para anak didik terutama untuk kalangan SD.

”Kuncinya ada di pengawasan dari Dinas Pendidikan. Biasa Buku pelajaran Bahasa Indonesia, dengan mengarahkan bacaan berkonten pornografi. Seperti yang ditemukan dibeberapa daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim memastikan, untuk kabupaten Karimun tidak ada buku paket berkonten pornografi. Sebab, buku paket yang datang ke Karimun sudah dilakukan penseleksian secara detail sebelum diedarkan ke sekolah-sekolah.

”Hingga saat ini belum ditemukan. Dan saya sudah perintahkan seluruh kepala sekolah maupun guru, apabila kedapatan langsung laporkan ke Dinas,” tegasnya.

Sebab, hanya satu penerbit yang dapat rekomendasi untuk mendistribusikan buku paket di sekolah-sekolah. Sehingga, kecil kemungkinan terjadi kesalahan pencetakan buku tersebut. Karena telah memenuhi kreteria yang kita ajukan kepada penerbit.

”Untuk mengantisipasi, peranan kita semua juga sangat penting. Selain para guru yang ada di sekolah, terutama peranan orangtua di rumah,” tuturnya. (tri)

Respon Anda?

komentar