batampos.co.id – Berapa harga sebotol air minum yang biasa Anda beli? Tentu tidak sampai ratusan ribu. Namun, beda dengan air minum dari perusahaan John Green. Harganya mencapai 200 pounds atau sekitar Rp 3,28 juta!

Mengapa begitu mahal? ”Sumbernya diambil dari Pegunungan Alpen, Swiss, yang belum tercemar,” ungkap Green.

Pria asal Inggris itu menjelaskan, lokasi sumber airnya berada di ketinggian sekitar 3 ribu kaki.

”Lokasinya cuma bisa dijangkau dengan jalan kaki. Sekadar info, sumbernya berupa mata air alami dan gletser yang dikelilingi hutan evergreen berudara sejuk dan bersih,” katanya.

Namun, Green merahasiakan lokasi pastinya.

Air minum produksi Green dikemas dengan desain mewah. Air dikemas di dalam jar kaca dengan desain cantik.

”Setiap botol dilengkapi sertifikat dan GPS yang terintegrasi dengan Google Maps,” ucap pria penggemar ski itu.

Sementara ini, air minum produksi Green tersedia dalam tiga ukuran: 470 ml, 1 liter, dan 3 liter.

Green mengklaim air minum produksinya punya sensasi beda dengan air mineral lainnya. Ketika tutupnya dibuka, terdengar bunyi pssst, disusul sensasi udara segar khas Pegunungan Alpen. Selain unik, air minum Green mengusung misi mulia. Sebanyak 25 persen hasil penjualan bakal disumbangkan untuk program inisiatif air bersih di Afrika.

Green menyatakan, air minum produksinya bisa menjadi alternatif oleh-oleh bagi turis yang berkunjung ke Swiss.

”Daripada beli keju atau cokelat Swiss yang berkalori tinggi, lebih baik pilih air minum di jar cantik yang nol kalori,” ucapnya. (Mirror/fam/c10/ca)

Respon Anda?

komentar