Imbau Kebersihan lewat Bahasa Gaul

Kantor Camat Tebing, membuat terobosan dengan inovasi dan visual pesan moral tentang kebersihan lewat bahasa gaul. Foto: Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Camat Tebing Herisa Anugerah, membuat terobosan dan inovasi untuk mengajak warganya menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Selain membuat surat resmi yang dipasang di setiap kelurahan, maupun tempat-tempat fasilitas umum, juga diterbitkan imbauan menggunakan bahasa gaul yang gampang diingat. Bahkan, disampaikan melalui bahasa pantun ciri khas adat melayu.

”Melalui visual dan bahasa yang gampang diingat, pesan-pesan ajakan untuk menjaga kebersihan. Alhamdulillah, respon masyarakat cukup antusias dengan membaca pesan-pesan moral. Dan kita pasang di beberapa sudut kantor Camat,” jelas wanita berjilbab ini, kemarin (7/3).

Dikatakan, melalui visual dengan gaya bahasa yang dipergunakan sehari-hari cukup efektif. Buktinya, ketika sudah dipasang, masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi di kantor Camat menjadi perhatian tersendiri terhadap visual tersebut. Dibandingkan, dengan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pihak kecamatan ditempel di papan pengumuman.

”Contohnya, pesan moral yang kami buat, belasan tahun sekolah, buang sampah sembarangan ? Malu same ijazah way. Kemudian, bagi yang merokok, ini tanaman bukan asbak rokok please deh dan sebagainya,” ucap Icha panggilan akrabnya sambil memperlihatkan inovasi terbaru dengan bahasa melayu dan bahasa gaul kepada sejumlah awak media.

Lanjutnya, kedepan pihaknya juga akan membuat hal yang sama ditempat-tempat strategis seperti pantai Pongkar, air terjun, pantai Ketam dan tempat pelayanan publik lainnya diwilayah kecamatan Tebing. Dan, saat ini sudah ada beberapa sekolah yang akan membuat hal seperti itu.

”Dan sekolah yang ada diwilayah kecamatan Tebing, sudah mulai tertarik dengan inovasi baru yang saya tawarkan. Intinya sih, kita ingin merubah menset masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan berbagai cara ajakan,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya bersama 76 RT dan 23 RW telah membuat kesepakatan untuk mendukung program Karimun Bersih. Dengan melaksanakan gotong royong di hari Minggu, secara bergantian disetiap Kelurahan dan Desa satu bulan sekali.
”Pokoknya kita libatkan semuanya, mulai tingkat Kecamatan, Kelurahan, Desa dan RT,RW serta masyarakat itu sendiri,” ungkapnya. (tri)

Respon Anda?

komentar