Gedung dan terminal pelabuhan tanjungbatu. Foto; batampos.

batampos.co.id – Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak mempertanyakan terkait belum difungsikan proyek terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu yang menelan anggaran APBD provinsi Kepri tahun 2013 sebesar Rp2,6 miliar. Sementara proyeknya sudah diresmikan gubernur Kepri (almarhum HM.Sani) 2015 lalu, namun sampai sekerang belum juga ditempati.

Jumaga Nadeak mengatakan pihaknya akan segera menanyakan kepada Gubernur Nurdin Basirun terkait belum difungsikan terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu. Selain itu kita juga akan terlusuri masalah perjanjian hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri ke pihak pelabuhan Tanjungbatu. Hal itu disampaikan Jumaga di sela-sela menghadiri penutupan pendidikan SPN Polda Kepri di Tanjungbatu, Selasa (7/3) lalu.

“Iya saya akan pertanyakan pada gubernur supaya terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu secepatnya dimanfaatkan karena biayanya cukup besar. Yang kedua kalau digunakan saya yakin arus penumpangpun nyaman, masalah hibah atau kendalanya nanti biar ditangani komisi III,” tegas Jumaga Nadeak.

Terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu dibangun dua lantai dengan ruangan perkantoran dan ruang tunggu penumpang. Fasilitas penunjang yang sudah ada seperti kursi penumpang, televisi dan pendingin ruangan (AC). Proyek terminal dan ruang tunggu penumpang dibangun menggunakan dana APBD dinas perhubungan sebesar Rp 2,6 miliar tahun anggaran 2013.

Kepala kantor pelabuhan (Kanpel) Tanjungbatu Octavinas Nazman mengakui sampai saat ini belum menerima penyerahan aset terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu. Meskipun sebelumnya sudah ada surat perjanjian dari dinas perhubungan provinsi Kepri jika aset terminal penumpang selesai dibangun, Pemerintah Provinsi Kepri akan menghibahkan asetnya kepada unit penyelenggara pelabuhan kelas II Tanjungbatu. (ims)

Respon Anda?

komentar