batampos.co.id – Pasangan tanpa ikatan nikah yang tinggal dalam satu kosan terjaring operasi bina kusuma yang digelar Polres Tanjungpinang, Rabu (8/3) pagi.

Saat diamankan pasangan ini berdalih telah menikah secara siri. Namun saat petugas meminta menunjukkan surat nikah sirinya, pasangan ini tidak bisa menunjukan buktinya.

Pasangan di luar nikah ini didapati dalam satu kosan namun berbeda kamar di Jalan Delima RT 04 RW 05, Kelurahan Kampung Baru Tanjungpinang.

Selain mengamankan pasangan di luar nikah, petugas juga mengamankan enam orang wanita dan satu orang pria lainnya yang tidak terdata sebagai warga RT setempat.

“Kami sudah menikah siri di Senggarang pak. Cuma tak dikasih surat keterangan sudah menikah sama orang yang menikahkan kami,” ujar pria yang belum diketahui identitasnya itu.

Sementara itu Ketua RT setempat Mujiarto, 45, mengaku para penghuni kos tidak pernah melapor ke RT. Warga disekitar pun merasa resah dengan keberadaan penghuni kos yang tidak pernah diketahui identitasnya.

“Mereka (penguni kos, red) tak ada yang melapor ke saya. Warga juga resah. Saya langsung berkoordinasi dengan Babinkamtibmas. Sebab mereka sering ribut dan disini juga termasuk rawan tindak kejahatan,” ungkapnya.

Terpisah Kaur Bin Ops (KBO) SatBinmas Polres Tanjungpinang, Iptu Fauzi mengatakan pihaknya telah mengamankan 12 orang yang terdiri dari sembilan wanita dan tiga laki-laki.

Dikatakan Fauzi, pihaknya akan melakukan pembinaan dan mengimbau agar tidak membawa tamu dan jangan menggunakan narkoba.

“Sedangkan untuk pasangan yang mengaku telah menikah siri, kami berikan surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya,” tegasnya.

Mereka yang terjaring ini lanjut Fauzi, akan didata dan diberikan pembinaan ditempat. Selain itu penghuni kos juga diingatkan untuk melapor ke ketua RT setempat.

“Prinsipnya hanya berupa teguran dan pembinaan. Kami ingatkan lagi supaya tidak membawa tamu diluar batas waktu kewajaran. Soalnya ini laporan yang kami terima,” pungkasnya. (ias)

Respon Anda?

komentar