Ketersediaan Lahan Masih Minim, Pembangunan jadi Tertunda

 

Apri Sujadi. Foto : Choky/batampos.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi mengaku ketersediaan lahan masih menjadi faktor permasalahan utama yang mengakibatkan penundaan terhadap sejumlah pembangunan yang sedang digalakkan Pemkab Bintan. Diantaranya, pembangunan stadion, Gedung pintar di Comunity Center, Islamic Center, serta sarana pendukung lainnya.

Apri tak menampik permasalahan lahan ini disebabkan karena masih banyaknya lahan tidur yang sudah memiliki izin prinsip, namun tidak bergerak selama beberapa tahun.

Untuk itu, pihaknya menegaskan akan segera memberhentikan seluruh izin prinsip terhadap lahan tidur yang tidak bergerak selama setahun, karena sangat berdampak terhadap sejumlah pembangunan dan investasi baru yang akan masuk ke Bintan.

“Sebenarnya aturan ini sudah tertulis di Kementerian (BKPM). 1 atau 2 tahun apabila lahan yang sudah memiliki izin prinsip tidak juga bergerak, maka izinnya akan langsung dicabut,” ungkapnya, di Kantor Bupati Bintan, Rabu (8/3) lalu.

Politisi partai Demokrat ini menuturkan dalam menertibkan lahan tidur tersebut, tentunya tidak mudah karena eksekutor yang berhak melakukannya adalah Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk itu pihaknya sudah memanggil dan membicarakannya ke BPN, namun perlu proses panjang untuk mencapai hasil yang diinginkan.

“Persoalan lahan ini betul-betul penting untuk segera direalisasikan, karena kita mau bangun sarana pendukung sangat sulit tanpa didukung lahan yang ada. Saya juga minta tolong terhadap media untuk ikut memonitoring BPN, agar masalah lahan bisa cepat selesai dan pembangunan bisa segera berjalan,” imbuhnya. (cr20)

Respon Anda?

komentar