Mengintip Liburan Raja Salman di Bali

Suasana pantai yang tak jauh dari lokasi berlibur Raja Salman di Nusa Dua, Bali. (ANDRE SULLA)

MATAHARI mulai tenggelam di ufuk barat, Rabu (8/3) ketika mobil rombongan Raja Salman silih berganti keluar masuk hotel St. Regis. Hingga menjelang malam, tidak ada tanda-tanda raja yang memiliki nama lengkap Salman Bin Abdulaziz al-Saud itu akan mengunjungi tempat wisata di Pulau Bali.

Kami yang mencoba menunggu aktifitas Raja Salman, memutuskan untuk melihat di sekitar kawasan pantai. Tepatnya, di barat samping Hotel Mulia. Ada jalan menuju pantai Geger yang lokasinya tidak lebih dari tiga ratus meter dari hotel itu. Di sana, jarak pandang ke bagian belakang hotel St Regis yang menyatu dengan pantai ternyata sangat dekat. Dari situ juga, terlihat jelas ketatnya pengawalan untuk Raja Salman.

Sejumlah anggota TNI yang menyamar terlihat di lokasi. Terlihat dari tubuhnya yang tegap. Ada yang menyamar sebagai anak pantai, maupun yang menggunakan pakaian adat Bali dan lalu lalang di sekitaran pagar pembatas wilayah pantai. Sedangkan yang berseragam, terlihat sedang duduk di bawah tenda dan melihat ke arah pantai.

Selain TNI, juga sesekali terlihat pasukan pengamanan Saudi Arabia di ujung pagar kayu yang menjadi pembatas pantai. Kemungkinan besar, mereka menempati tenda putih yang berada di bagian dalam pagar. Tenda itu terlihat mencolok karena atap putihnya lebih tinggi dari pagar.

Air laut yang sedang surut membuat kawasan pantai di dekat Hotel St. Regis menjadi ramai. Itu membuat petugas menjadi lebih sibuk karena harus menjaga batas wilayah. Ada area yang memang disterilkan oleh pengunjung untuk kepentingan keluarga Raja Salman. Terutama, yang dekat dengan pintu hotel.

Untuk bisa lebih dekat dengan hotel St. Regis, bisa memanfaatkan bibir pantai yang menurun saat air surut. Tidak ada larangan karena surutnya air laut membuat jarak sekitar lima meter dari bibir pantai ketika air normal. Saat terus berjalan ke arah barat, terlihat ada beberapa rombongan Raja Salman yang sedang selfie.

Pengamanan di dalam hotel terlihat sangat rapi. Di dekat pagar ada sebuah kursi dengan meja dan beberapa pasukan Saudi Arabia. Mereka membawa pistol yang tergantung di pinggangnya. Pasukan yang mengenakan rompi cokelat dipadu dengan kaos putih dan celan panjang hitam melihat di sekitar pantai.

Ada petugas lain yang berada di halaman belakang hotel mewah itu dan berdiri di bawah pohon kelapa. Dari ujung timur ke barat kawasan pantai Hotel St Regis, jaraknya lebih dari dua ratus meter. Di bagian timur, terdapat sebuah balai dengan pagar pembatas di sisi timur.

Sedangkan di sisi barat, terdapat pagar batas wilayah pantai. Total, ada tiga pagar pembatas di hotel tersebut. Pertama, pagar pembatas dengan pantai. Kedua, di balai tempat Raja Salman makan. Ketiga, di sebelah timur berupa pagar bambu yang membuat rombongan raja tidak terlihat kalau berada di halaman belakang hotel.

’’Di balai makan, juga digunakan raja untuk menikmati angin laut,’’ tutur sumber Jawa Pos Radar Bali. Untuk masalah keamanan, ada pembagian antara aparat dalam negeri dan pasukan Saudi Arabia. Pasukan pengaman presiden mengambil alih wilayah dalam hotel. Sedangkan kawasan luar, dipercayakan pada TNI.

Sumber yang pernah bertugas di bagian pembatas wilayah pantai bagian timur itu menambahkan, ada hal unik kalau Raja Salman hendak mandi. Pasukan pengaman diminta untuk tiarap di kejauhan sambil memantau wisatawan lain agar tidak mendekat.

’’Selama ini dia mandi di pantai. Sehari dua kali, sekitar pukul 13.00 dan pukul 17.00,’’ bebernya.

Dirincinya, dua jam sebelum raja mandi, pihak angkatan laut melakukan pengamanan terlebih dahulu. Terutama, jarak 300 sampai 350 meter dari bibir pantai tempat mandi Raja. Satu jam sebelumnya, baru pengamanan batas dikabari untuk sterilisasi situasi darat di bagian pantai. ’

’Nggak tahu beliau mandi menggunakan pakaian seperti apa. Soalnya kami disuruh tiarap dengan jarak 200 meter dari pagar batas wilayah pantai,’’ jelasnya.

Cerita dari petugas pengamanan raja, saat mandi mereka juga tidak bisa mendekat atau lebih jauh. Sebab, mereka sudah diminta untuk tiarap. Hanya orang-orang tertentu saja yang disebutnya bisa terus bersama raja hingga ke area pemandian.

“Dari Villa sudah terdapat jalan khusus yang melintas di samping balai. Jalan khusus itu dirancang dengan kayu,’’ tuturnya.

Saat ingin mandi di laut, jalan khusus itu yang selalu dipakai. Disetiap sisinya, ada pegangan supaya Raja Salman bisa berjalan dengan aman. Menurut informasi yang dia peroleh, raja sebenarnya tidak berenang ketika di laut.

’’Cuman membasahi badan sebentar saja, setelah itu balik ke kamar,’’ terangnya.

Kapolda Bali Petrus R Golose mengakui, semua hotel yang di booking rombongan Raja Salma akan check out pada 13 Maret. Tetapi, kepulangan rombongan rencananya dilakukan pada 12 Maret.

“Ke mana-mana, tetap dikawal. Raja sampai saat ini belum ada agenda keliling Bali,’’ ucapnya. (andre sulla/mas)

Respon Anda?

komentar