batampos.co.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga, Muzammil Ismail melalui sekretarianya, Kisanjaya mengatakan, tahun ini mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 4,8 milyar untuk pembangunan fisik centra pengolahan kelapa. Kedepan, pembangunan centra tersebut dapat menyerap tenaga kerja yang ahli dalam bidang tersebut sebagai penggerak penghasil produk kebutuhan dari kelapa.

“Contohnya pembuatan sabut kelapa menjadi cocopeat, jok mobil, sapu dan barang lainnya yang bernilai ekonomi tinggi,” ujar Kisanjaya ketika ditemui di Dabo Singkep, dalam ruang kerjanya, Jumat (10/3) pagi.

Kisanjaya menambahkan, dalam rapat forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyampaikan agar usulan masyarakat tidak semata pada pembangunan fisik belaka. Namun juga mengusulkan pembangunan SDM yakni tenaga trampil dalam bidang tertentu,” ujar Kisanjaya ketika ditemui di Dabo Singkep, di ruang kerjanya, Jumat (10/3) pagi.

Kisanjaya menambahkan, setelah menyampaikan usulan tersebut ada enam kecamatan mengajukan sejumlah kegiatan yang notabenenya untuk meningkatkan kemahiran yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian mengakomodir ajuan tersebut terlebih yang telah masuk dalam rencana kerja tahun ini.

Namun, usulan yang tidak masuk dalam rencana kerja dinas pada tahun ini, Kisanjaya memastikan akan memasukkan program tersebut dalam rencana kerja selanjutnya. Sehingga seluruh aspirasi masyarakat, terutama pada peningkatan keahlian SDM masyarakat Lingga, akan ditanggapi dengan serius.

Lebih lanjut, Kisanjaya menjelaskan, peningkatan tenaga trampil di tengah-tengah masyarakat tentunya akan berdampak pada peningkatan penghasilan masyarakat itu sendiri. Bahkan jika SDM di Kabupaten Lingga telah siap pakai, secara otomatis menekan angka pengangguran.

“Dalam tahun ini kami juga telah bekerjasama dengan sejumlah badan latihan kerja dan sejumlah perusahaan untuk melatih tenaga siap pakai,” ujar Kisanjaya.

Adapun bidang latihan yang tahun ini dilaksanakan yakni, pelatihan mengelas, otomotif, tehnik mesin, hingga pengoperasian alat berat. Seluruh pelatihan ini, aku Kisanjaya, akan dilakukan bekerjasama dengan Badan Latihan Kerja Provinsi dan sejumlah perusahaan yang mau mendidik tenaga produktif warga Kabupaten Lingga. (wsa)

Respon Anda?

komentar