Eman Berhasil Kurangi Bobot Tubuh dari 500 Kg menjadi 400 Kg

641
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Eman Ahmed Abd El Aty berhasil mengurangi berat tubuhnya hingga 100 kilogram. Wow….

Eman tidak diet. Ia melakukan operasi pengurangan berat badan. Bobotnya berkurang dari 500 kilogram menjadi 400 kilogram.

Perempuan asal Alexandria, Mesir, itu sudah bisa duduk. Padahal, selama 25 tahun, pergerakannya terbatas dan tak pernah meninggalkan rumah sekali pun. Aty dioperasi di Saifee Hospital, Mumbai, India, 7 Maret lalu.

Pihak rumah sakit mengungkapkan, Aty menjalani laparoscopic sleeve gastrectomy (LSG) yang dipimpin dr Muffazal Lakdawala. Itu adalah metode operasi bariatrik atau penurunan berat badan.

Lambung pasien dipotong hingga 75 persen dengan teknik laparoskopi. Potongan tersebut lantas dibuang. Dengan metode itu, produksi hormon ghrelin bisa turun. Hormon tersebut bertugas mengirimkan sinyal ke otak untuk merangsang nafsu makan. Biasanya, setelah operasi, pasien jadi tidak mudah lapar dan lebih cepat kenyang. Diharapkan, ke depan, berat badan Aty terus menyusut.

”Eman (Aty, Red) telah kehilangan 100 kilogram berat badannya. Dia menurunkan berat badannya secara bertahap dengan semua perawatan dan tindakan pendukung lainnya,” jelas juru bicara Dr Lakdawala. Selama empat minggu setelah operasi, Aty hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan yang berbentuk cair.

Aty sempat menjadi pembicaraan di dunia maya sebagai perempuan terberat di dunia. Sebab, Pauline Potter asal Amerika Serikat (AS) yang tercatat di Guinness Book of World Records pada Juli tahun lalu sebagai perempuan tergemuk hanya memiliki berat badan 293 kilogram. Satu-satunya perempuan yang menyaingi kegendutan Aty adalah Carol Ann Yager. Berat badannya mencapai 540 kilogram. Namun, perempuan asal Michigan, AS, itu meninggal pada 1994 karena gagal ginjal.

Menurut keluarganya, Aty memang gemuk sejak lahir. Dia terlahir dengan bobot 5 kilogram. Saat masih anak-anak, bobotnya terus naik dengan cepat. (AFP/BBC/sha/c18/any)

 

Respon Anda?

komentar