Kala Gigi Nyeri Tak Bisa Langsung Cabut Gigi

ilustrasi

batampos.co.id – Saat nyeri menyerang gigi, cabut gigi bukanlah solusi.

Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia Dewi Fatma Suniarti menjelaskan saat gigi terasa nyeri, jika ada infeksi dan harus dicabut, maka harus diobati terlebih dahulu.

Lalu infeksi harus diatasi terlebih dahulu, baru kemudian pasien diberi obat.

“Ya betul, kalau ada infeksi kita cabut maka obat tak akan bekerja, karena itu diagnosa harus tepat. Kalau diagnosanya indikasi cabut, tetapi infeksinya harus ditangani dulu karena obat anastesinya tak akan bekerja. Kedua, terjadi penyebaran infeksi lebih luas. Atasi dulu infeksi baru diberi obat,” kata Dewi, Minggu (12/3).

Dewi menegaskan tak semua sakit gigi disebabkan infeksi. Jika tak infeksi, maka tak perlu diberi obat. Lakukan saja tindakan lokal pada gigi.

“Tapi kalau sakit hanya karena ganjel makanan atau tambalan itu tak perlu dikasih obat, lakukan sesuatu di lokal pada mulut. Pembersihan karang gigi, tambalannya tingginya diperbaiki sendinya, atau hanya karena ada tajam karena gigi palsu,” jelas Dewi.

Saat ini dokter lebih sibuk memberi obat. Padahal semestinya tindakan lokal di rongga mulut harus diatasi dulu baru kemudian dilanjutkan dengan tindakan medis.

“Bengkak oke saya kasih obat, obat kumur, analgesik lalu antibiotik. Tetapi infeksi di dalamnya tak diatasi. Lokalnya mesti dibersihkan, kalau ada lubang dibersihkan dulu lubangnya. Baru dikasih obat kalau masih sakit,” ungkapnya. (cr1/JPG)

Respon Anda?

komentar