Sardison. Foto: Jalilani/Batampos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan, Sardison mengatakan dana desa bagi 275 desa di lima Kabupaten Kota di Kepri akan segera cair. Untuk mendapatkan dana tunai tersebut, setiap desa harus merampungkan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDES).

Iklan

“Sampai saat ini, kami belum mendapatkan laporan dari masing-masing kabupaten di Kepri, apakah setiap desa sudah menyusun APBDES atau belum,” ujar Sardison menjawab pertanyaan media di Kantor Kanwil Ditjen Perbedaharaan Kepri, kemarin.

Dijelaskan Sardison, APBDES dirancang bersama oleh aparat desa dengan Badan Pemusyarawatan Desa. Ditegaskan Sardison, peran BPD bukan untuk menerima atau menilai laporan penggunaan dana desa sebelumnya. Tetapi adalah mengawal rencana pembangunan yang sudah disusun.

“Syarat utama untuk kita mendapatkan dana desa adalah melaporkan APBDES yang sudah disusun. Sehingga baru bisa dilaksanak proses transfernya,” papar Sardison.

Masih kata Sardsion, dari 275 desa di Kepri sebagian besar sudah menyiapkan APBDES. Akan tetapi, berapa jumlah pastinya berada di masing-masing Kabupaten. Disebutkannya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala desa.

“Tahun ini kita mendapatkan Rp228 miliar yang akan ditransfer ke masing-masing desa dalam dua tahap. Tahun 2016 dana desa kita adalah, Rp177 miliar. Artinya ada peningkatan sekitar Rp50 miliar,” jelas Sardison.

Sementara itu, Kepala Ditjen Perbedaharaan Kepri, Heru Pudyo Nugroho mengatakan, saat ini Kementerian Keuangan tengah menggodok Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) sebagai acuan untuk pembagian dana desa.

“Paling cepat adalah Maret ini akan cair. Selambat-lambatnya bulan Juni mendatang. Kita berharap desa-desa di Kepri segera menyiapkan APBDES. Sehingga proses administrasi bisa lebih cepat dilakukan,” ujar Heru.(jpg)