Empat Sektor Unggulan Ekonomi Ini Harus Diperkuat

372

batampos.co.id – Bupati Lingga, Alias Wello buka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2018 di aula Kantor Bupati Lingga, Kamis (16/3) pagi.

Dalam kegiatan tersebut nampak hadir seluruh jajaran pemkab Lingga, dewan maupun camat, termasuk kepala Puskesmas di Kabupaten Lingga. Selain itu juga ada anggota DPD RI Haripinto dan Anggota DPRD Kerpi, Hanafi Ekra.

Dalam sambutannya, Awe sapaan akrab bupati Lingga meminta para SKPD nya untuk tetap memperhatikan hasil Musrenbang terutama tingkat kecamatan. Kata Awe hal tersebut harus jadi skala prioritas.

Usulan-usulan yang telah tercatat dikatakannya harus menjadi penentu kebijakan dalam pembangunan daerah kedepan.

“Setiap musrenbang ini tentu harus merujuk pada skala prioritas. Karena kalau tidak, setiap program pembangunan yang diusulkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Awe.

Kegiatan yang merupakan rangkaian proses perencanaan pembangunan berkelanjutan dimulai dari Desa, Kecamatan, dan Kabupaten.

Untuk dapat menghasilkan output yang baik pada kegiatan ini, dikatakan Alias Wello perlu ada penekanan-penekanan sektoral agar menjadi acuan penyusunan rencana kerja kedepan.

Penekanan sektoral yang perlu ditekankan yakni berupa Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Pariwisata dengan memperhatikan segala kebutuhan prioritas utama yang dibutuhkan masyarakat.

Empat sektor unggulan tersebut lanjut Awe, sebagai penentu arah kebijakan ekonomi yang berbasis kemasyarakatan. Hal ini perlu diperkuat dengan pelayanan-pelayanan besar seperti pendidikan dan kesehatan secara gratis.

“Hasil musrenbang ini penting dalam menyahuti aspirasi masyarakat. Untuk itu saya tekankan keempat sektor harus menjadi acuan kalian dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah yang akan dimasukkan pada RAPBD mendatang,” ungkap Awe.

Didalam kegiatan itu, Awe juga berpesan kepada seluruh OPD untuk bisa lebih produktif dan kreatif dalam membantu pundi-pundi keuangan daerah.

“OPD harus produktif dan kreatif. Untuk menunjang segala sektor ini pasti membutuhkan anggaran yang besar. Kita akui keterbatasan ini. Saya harap Musrenbang kali ini bisa menghasilkan program aspirasi masyarakat,” pungkas Awe. (mhb)

Respon Anda?

komentar