Kepala BP Batam: Perlu Percepatan Revitalisasi Sektor Industri

917
Hatanto Reksodipoetro

batampos.co.id – Diskusi publik Batam Pos bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan sejumlah pengusaha di Hotel Harmoni One, Kamis (16/3), menghasilkan tujuh rekomendasi untuk mengatasi kelesuan ekonomi Batam. Satu di antaranya, BP Batam harus terus mendorong revitalisasi sektor industri, khususnya sektor galangan kapal.

Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro mengatakan, dalam dua tahun terakhir kondisi ekonomi Batam dan Kepri memang terus menurun. Bahkan penurunan ekonomi Kepri termasuk yang terparah dari seluruh daerah di wilayah Sumatera.

“Karena Kepri dan Batam tak mendapat pasar yang baik. Sehingga ekspor turun dan otomatis impor juga berkurang. Karena sebagian besar impor ke Batam adalah bahan baku industri,” kata Hatanto saat menjadi pembicara diskusi publik Batam Pos, kemarin.

Untuk itu, kata Hatanto, perlu percepatan revitalisasi sektor industri di Batam dan Kepri. Khususnya untuk sektor shipyard atau galangan kapal. Caranya, antara lain dengan mendorong pemerintah pusat meningkatkan insentif bagi investor.

Batam, kata Hatanto, sebenarnya masih menjadi tujuan investasi yang menarik bagi asing. Bahkan dalam waktu dekat 11 perusahaan asing akan berinvestasi di Batam. Semuanya perusahaan besar. Tetapi belum ada yang investasi di bidang shipyard.

“Ada GMF dan Roll-Royce yang sudah mengatakan niatnya untuk investasi di sini. Ini sangat luar biasa. Bahkan GMF rencananya akan mulai 2017 ini,” kata dia. (nur/ian)

Respon Anda?

komentar