Masyarakat Suku Duana Belum Ada Fasilitas Air Bersih

480
Pesona Indonesia
Seorang warga suku Duana harus berjalan kaki mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-harinya. Foto: batampos.

batampos.co.id – Masyarakat suku Duana yang menempati perumahan bantuan pemerintah di Payatogok kelurahan Tanjungbatu mengeluhkan tidak adanya fasilitas air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, keseharian warga terpaksa mencari air bersih di sumur mushala yang jaraknya lumayan jauh. Selain air bersih warga juga mengeluhkan akses jalan menuju perumahan.

Ety, 45 salah satu warga mengakui setiap harinya kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Disebutkan kebutuhan air minum dan memasak ia harus mencari di sumur mushala yang berlokasi di luar komplek perumahan suku Duana. Sedangkan untuk kebutuhan mandi dan mencuci bagi warga yang memiliki uang membeli air lori keliling.

“Setiap hari warga antri mencari air bersih di sumur mushala terdekat, nasib baik pengurus mushala memperbolehkan kami mengambil air. Biasanya saya mengambil air pagi hari tiga ember untuk air minum dan memasak. Sedangkan untuk mandi dan mencuci terkadang kami pergi ke sungai,”terang Ety.

Pantauan Batam Pos di lapangan terdapat 75 kepala keluarga (KK) suku Duana yang bermukim di rumah bantuan pemerintah provinsi Kepri, Karimun dan PT.Timah. Dari 75 kepala keluarga belum sepenuhnya tinggal di perumahan tersebut, disebabkan masih ada beberapa unit rumah yang belum siap dikerjakan. Mirisnya di perumahan suku Duana belum tersedia air bersih dan fasilitas umum lainya. Diharapkan pemerintah segera melengkapi fasilitas umum seperti kebutuhan air bersih guna membantu masyarakat suku Duana tersebut. (ims)

Respon Anda?

komentar