batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menerima ratusan praja IPDN Sumatera Barat melakukan praktek lapangan di Natuna, Rabu (15/3).

Sebanyak 103 Praja IPDN Satuan Nindya Praja Program Studi Keuangan Daerah dan 51 praja Satuan Madya yang melakukan praktek hingga bulan April mendatang.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, semangat reformasi birokrasi saat ini menuntut aparatur pemerintahan untuk mempersiapkan diri untuk mewujudkan pelayanan prima.

Pelaksanaan tugas yang efisien, efektif, tepat sasaran merata dan professional, terutama diwilayah perbatasan NKRI yang merupakan cerminan sistem pemerintahan dan miniatur pembangunan bangsa di beranda terdepan.

Hamid menyatakan apresiasi kepada pihak IPDN yang telah menetapkan Kabupaten Natuna sebagai tujuan daerah praktek lapangan untuk tahun ini. Dengan harapan segala ilmu terapan yang didapat selama masa pendidikan di kampus dapat memberikan pengaruh positif.

“Kami harap, melalui praktek lapangan para praja bisa mengimplementasi pembenahan sistem pemerintahan dan peningkatan mutu pelayanan dan rencana pembangunan daerah,” ujar Hamid.

Rektor IPDN Jatinangor, Prof. DR Ermaya mengatakan, bahwa program ini merupakan penjabaran dari program Nawacita. Khususnya pada poin ke 3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah – daerah dan Desa dalam kerangka NKRI. Dan menjadikan IPDN sebagai kampus pelopor kader revolusi mental sebagaimana telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 17 Juni 2015.

Ketua pelaksana kegiatan praktek lapangan IPDN Sumbar Mustaufik Amin mengatakan, praktek lapangan ini adalah memperkenalkan dan mendekatkan peserta didik praja IPDN terhadap pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pelayanan masyarakat di Desa atau di Kelurahan.

“Praktek lapangan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan, pembentukan sikap dan ketrampilan para Praja sebagai persiapan bekal untuk pelaksanaan tugas di lapangan kelak,” ujar Amin.

Praktek lapangan praja IPDN ditempatkan di empat Kecamatan. Yaitu Kecamatan Bunguran Timur di Desa Ceruk 14 Nindya Praja, Desa Kelanga 14 Nindya Praja, Kecamatan Bunguran Tengah Desa Air Lengit 15 Nindya Praja, Desa Harapan Jaya 15 Nindya Praja, Desa Tapau 15 Nindya Praja, Kecamatan Bunguran Selatan Desa Cemaga 15 Nindya Praja, Desa Cemaga Tengah 15 Nindya Praja.

Sedangkan untuk Madya praja ditempatkan di 2 Kelurahan dan 2 Desa di Kecamatan Bunguran Timur. Kelurahan Ranai Darat dan Kelurahan Bandarsyah masing – masing 14 Madya Praja, Desa Batu Gajah 11 Madya Para dan Desa Sungai Ulu 12 Madya Praja.(arn)

Respon Anda?

komentar